
Kongres tahunan PSSI yang rencananya bakal digelar akhir Desember ini dipastikan batal. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein memperkirakan kongres tahunan baru akan digelar pada April 2012 mendatang.
Keputusan penundaan itu diambil oleh PSSI setelah melakukan konsultasi dengan induk sepak bola dunia FIFA. Menurut Djohar, setelah dirinya berkomunikasi dengan direktur keanggotaan dan pengembangan asosiasi Thierry Regennas, PSSI dianggap terlali banyak menggelar kongres sehingga perlu ditunda.
“Setelah ngomong, katanya kami sudah banyak kongres, lima kali dalam setahun. Karena itu, dia memberikan ancang-ancang about april kongresnya,” ujarnya saat ditemui di kantor PSSI, kemarin (2/12).
Namun, lelaki yang baru terpilih pada kongres Solo Juli lalu itu mengaku belum mengumumkan rencana tersebut. Alasannya, pihaknya harus membicarakan dulu dengan exco apakah siap atau tidak menggelar kongres pada April mendatang.
“Kami masih akan membicarakannya lagi. Karena takutnya saat-saat itu ada agenda PSSI yang lain,” ucap lelaki bergelar profesor tersebut.
Jika masih ada desakan untuk kongres, Djohar menjelaskan jika dirinya bakal mengarahkan dan mempersiapkan agenda lain. Dia menyebut (Rapat Koordinasi Nasional) Rakornas atau Lokakarya bakal dijadikan pilihan alternatif untuk mengganti kongres tahunan.
Sayang, saat ditanya lebih jauh tentang alasan mengapa tidak diizinkan, dia enggan berbicara. Pasalnya, masalah Lokakarya dan Rakornas sebagai pengganti kongres tahunan tersebut baru akan dibicarakan dalam rapat exco.
“Kalau lebih jelasnya, kami akan bicarakan lebih lanjut di rapat exco. Selanjutnya bagaimana modelnya dan waktunya kapan pasti akan diketahui," terangnya.
Dalam kongres tersebut, Djohar juga berharap dapat membicarakan segala permasalahan yang terjadi di PSSI selama ini. Termasuk didalamnya, membicarakan kelanjutan program-program yang sebelumnya telah diagendakan oleh PSSI.
"Mengenai apa yang dibahas, sesuai dengan apa yang selama ini telah dilakukan. Seperti yang diatur di statuta," paparnya.
Tapi, dia belum berani memeastikan siapa saja yang akan dilibatkan dalam kongres tahunan atau Rakornas tersebut. Saat ditanya apakah sama seperti kongres tahunan di Bali pada 2010 lalu, dia juga memilih bungkam. (aam/ara)
Keputusan penundaan itu diambil oleh PSSI setelah melakukan konsultasi dengan induk sepak bola dunia FIFA. Menurut Djohar, setelah dirinya berkomunikasi dengan direktur keanggotaan dan pengembangan asosiasi Thierry Regennas, PSSI dianggap terlali banyak menggelar kongres sehingga perlu ditunda.
“Setelah ngomong, katanya kami sudah banyak kongres, lima kali dalam setahun. Karena itu, dia memberikan ancang-ancang about april kongresnya,” ujarnya saat ditemui di kantor PSSI, kemarin (2/12).
Namun, lelaki yang baru terpilih pada kongres Solo Juli lalu itu mengaku belum mengumumkan rencana tersebut. Alasannya, pihaknya harus membicarakan dulu dengan exco apakah siap atau tidak menggelar kongres pada April mendatang.
“Kami masih akan membicarakannya lagi. Karena takutnya saat-saat itu ada agenda PSSI yang lain,” ucap lelaki bergelar profesor tersebut.
Jika masih ada desakan untuk kongres, Djohar menjelaskan jika dirinya bakal mengarahkan dan mempersiapkan agenda lain. Dia menyebut (Rapat Koordinasi Nasional) Rakornas atau Lokakarya bakal dijadikan pilihan alternatif untuk mengganti kongres tahunan.
Sayang, saat ditanya lebih jauh tentang alasan mengapa tidak diizinkan, dia enggan berbicara. Pasalnya, masalah Lokakarya dan Rakornas sebagai pengganti kongres tahunan tersebut baru akan dibicarakan dalam rapat exco.
“Kalau lebih jelasnya, kami akan bicarakan lebih lanjut di rapat exco. Selanjutnya bagaimana modelnya dan waktunya kapan pasti akan diketahui," terangnya.
Dalam kongres tersebut, Djohar juga berharap dapat membicarakan segala permasalahan yang terjadi di PSSI selama ini. Termasuk didalamnya, membicarakan kelanjutan program-program yang sebelumnya telah diagendakan oleh PSSI.
"Mengenai apa yang dibahas, sesuai dengan apa yang selama ini telah dilakukan. Seperti yang diatur di statuta," paparnya.
Tapi, dia belum berani memeastikan siapa saja yang akan dilibatkan dalam kongres tahunan atau Rakornas tersebut. Saat ditanya apakah sama seperti kongres tahunan di Bali pada 2010 lalu, dia juga memilih bungkam. (aam/ara)
