"Konflik di tubuh PSSI mengingatkan kepada kisah Ken Arok yang mendapat kutukan Mpu Gandring di Kerajaan Singosari pada abad ke-12. Dalam konteks ini, kami khawatir kutukan Mpu Gandring terhadap Ken Arok akan menimpa PSSI. Kudeta akan melahirkan kudeta," ujar Ketua Umum IFW, Sumaryoto di restoran Pulau Dua, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Menurutnya, Djohar Arifin memimpin PSSI setelah Kelompok 78 alias K-78 menggelar KLB untuk rezim Nurdin Halid. Kini, setelah terbentuk pengurus baru PSSI, sejumlah elemen dari K-78 yang terhimpun dalam K-14 justru mempelopori kembali KLB untuk mendepak Djohar Arifin.
"Bila pengurus PSSI bersikeras pada keputusannya, jangan salahkan mereka yang ingin melakukan kudeta dengan berlindung dibalik misi suci demi reformasi dan menyelamatkan PSSI," ujarnya seraya berharap kudeta tak lagi ada di tubuh PSSI.
"Jangan sampai kepemimpinan PSSI dilakukan dengan cara kudeta, saya harapkan kembali kepada khitohnya, roh perjuangan PSSI memilih pemimpin yang berbudaya," tukasnya.
