
Maung Bandung yang tengah mempersiapkan diri untuk turun di Liga Primer Indonesia (LPI) di pekan ini memang merancang dua kali uji coba ringan. Rabu kemarin, Maman Abdurahman dan kawan-kawan bertemu dengan Saint Prima di Stadion Siliwangi.
Pelatih Persib, Drago Mamic, menuturkan, dirinya ingin menaikkan level permainan Persib yang saat ini ditinggal oleh beberapa pemain karena memperkuat timnas Indonesia. Ia ingin pemain bisa bermain lebih baik dan lebih cepat.
Drago mengatakan, melawan Persikab bukan merupakan tes bagi pemainnya. "Saya sudah puas dengan perkembangan yang ditunjukkan pemain," kata pelatih asal Kroasia ini kepada wartawan setelah latihan di Stadion Siliwangi, Kamis (3/11) sore.
Menurut Drago, laga kontra Persikab bukan merupakan uji coba terakhir Maung Bandung. "Jika liga dimulai kembali tanggal 26 (November), kami masih butuh satu atau dua uji coba lagi," ujarnya.
Lewat laga uji coba, Drago memantau perkembangan permainan timnya. Karenanya, level tim yang dihadapi Persib terus meningkat. Pada saatnya, Persib akan menghadapi tim yang setara.
Soal pemain yang dimiliki Persib sekarang, ia menuturkan dirinya tak pernah membeda- bedakan pemain muda dan senior. Untuk pemain muda, ia melihat mereka bisa berkembang. Ia menyebut nama Budiawan, Wildansyah, Sigit Hermawan dan Rian Permana pemain yang berkembang dengan baik.
"Mereka berkembang dengan baik, dan siap untuk bermain. Tapi untuk saat ini kami mempunyai pemain yang lebih pengalaman. Namun saya juga ingin pemain muda lebih baik dengan pemain timnas dan saya akan menggunakan mereka (pemain muda)," tuturnya.
Ia menambahkan, pada tanggal 18 November, pemain-pemain timnas akan kembali bergabung. Drago berharap tak ada penggawa Maung Bandung yang kembali ke Bandung dalam kondisi cedera. "Mereka pasti dalam kondisi lelah setelah bermain melawan Iran dan Qatar. Untuk pemain timnas mungkin hanya test game saja," ucap mantan pelatih timnas Myanmar ini.
Di tempat terpisah, kabar duka diterima pemain Persib yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan bersama timnas senior, Muhammad Ilham. Ayah Ilham, H Muhammad Jabal Amir meninggal dunia, Jumat (4/11) siang.
Ilham yang tengah berada di Solo langsung terbang ke Makassar. Manajer Persib H Umuh Muchtar mengatakan turut berduka cita dan semoga Ilham bisa tabah menghadapi cobaan cukup berat ini. Umuh juga berharap Ilham bisa menenangkan diri lebih dahulu dan tidak terlalu tergesa-gesa ikut bergabung latihan bersama timnas. "Kami sudah seperti keluarga sendiri, dan Persib ikut berduka," ujar Umuh.(tis/ff)
