Share |

INDONESIA vs KAMBOJA: Jangan Remehkan Lawan



Perjuangan tim nas U-23 di ajang SEA Games XXVI dimulai malam nanti (7/11).

Tergabung di grup A yang berat, skuad Garuda Muda akan melakoni laga perdana melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) (siaran lang sung RCTI pukul 19.00 WIB).

Di atas kertas, Kam bo ja adalah la wan yang ti dak ba nyak me nyulitkan jika di ban dingkan de ngan tiga kon testan lain. Yaitu, juara SEA Games 11 kali Thailand, ju ara bertahan Malaysia, dan Si ngapura.

Meski demikian, pelatih timnas Rah mad Darmawan mengha ramkan timnya meng anggap enteng la wan. Menurut Rahmad, se mua lawan harus di anggap sa ma. Apalagi, sejauh ini tim pelatih tidak tahu banyak ten tang kualitas Kamboja yang sesung guh nya.

’’Sampai sekarang saya belum tahu persis kekuatan Kamboja,” kata Rahmad ketika dite mui di Hotel Sultan sore kemarin (6/11). Tapi, mantan pelatih Per si pura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu mengungkapkan, tipikal Kam bo ja mirip dengan Myanmar yang kompak, disiplin, dan bermain dengan semangat tinggi.

”Kita semua tahu bagaimana kegigihan Myanmar saat me ngalahkan Laos (3-2) dan menahan seri Vietnam,” sam bun gnya. Di dua laga itu Myan mar hanya tampil dengan 10 pe ma in sejak menit ke-15 dan 57. Manajer timnas U-23 Roso Daras optimistis timnya akan mem buka SEA Games de ngan sempurna. Optimisme ini bu kannya tanpa alasan. Roso mengakui sudah mengetahui persiapan Kamboja sebelum da tang ke Indonesia.

”Kami menyaksikan uji coba yang mereka lakukan dan kami melihat pemberitaan di ne gara mereka. Saya mengetahui per siapan mereka seperti apa,” kata Roso dalam jumpa pers kemarin siang. ”Saya opt i mis tis besok malam (ma lam nanti, Red) kita bisa me nang atas Kamboja,’’ kata nya.

Sementara itu, Meas Chamna, asisten pelatih timnas Kamboja, menyatakan persiapan timnya tidak ma k si mal men jelang SEA Games. Jika Indonesia berlatih sejak awal Agustus lalu, menurut Meas Cham na, tim nya hanya berlatih pada dua bulan terakhir.

”Sebe lum SEA Games kami juga hanya melakukan uji coba tujuh kali (menang 4 kali, seri 1 kali, dan kalah dua kali),” ujarnya. ”Latihan kami tidak maksimal k a rena di negara kami sering hujan de ras sampai ban jir. Susah mencari lapangan ,” sambungnya.

Dia meng akui, bukan pekerja an mudah melawan Indonesia yang akan ber main di kandang sendiri dan mendapat du kung an penuh suporter fanatik. ’’Indonesia ada lah tim kuat se perti Thailand dan Vietnam. Tapi, ka mi sudah siap bersaing. Kami tidak datang ha nya untuk me raih hasil seri. Target kami adalah memenangi setiap per tandingan,” bebernya.

Kapten timnas Kamboja Khuon Laboravy menyatakan tak gentar walau harus bertanding di bawah teror ribuan suporter Merah Pu tih. ’’Yang kami hadapi adalah 11 pemain di lapangan. Kami ti dak bermain melawan supor ter. Itu bukan ma salah besar bagi kami,” cet u s n y a . (ali/c2/ tom)

Share on Google Plus

About 12paz