
Arema yang berkantor di Jl Sultan Agung 9 Kota Malang, dipercaya PT Liga Indonesia sebagai tuan rumah Inter Island Cup 2011. Sayangnya, turnamen tersebut batal digelar di Malang. Akibatnya, pihak manajemen Arema Rendra, terlihat kecewa dengan keputusan PT Liga Indonesia tersebut.
Penunjukkannya Arema RK dipercaya sebagai tuan rumah itu, sesuai dengan surat bernomor 002/Liga/X/2011 tanggal 28 Oktober 2011 lalu. PT Liga Indonesia menunjuk Bandung, Malang dan Samarinda sebagai tuan rumah babak penyisihan turnamen Inter Island Cup 2011.
"Kami sudah dapat surat Nomor:008/liga/XI/2011 tertanggal 03 November 2011 perihal pembatalan menunjukkan tuan rumah IIC itu. Alasannya, menunggu proses rekonsiliasi untuk Arema," kata Media Officer Arema, Sudarmadji, melalui pesan pendek, Jumat (4/11/2011).
Sudarmadji juga bertanya-tanya, mengapa tidak ada penjelasan soal kepesertaannya. "Bagaimana surat itu akan kami sampaikan ke Aremania, Direksi dan Yayasan. Kalau Aremania, memang itu amanah Aremania agar kita (Arema RK), siap menjadi tuan rumah. Karena itu, bagitu dapat surat penunjukan, kami sudah proses perizinan dan persiapan lainnya," jelas Sudarmadji.
Kalau kecewa aku pria asal Banyuwangi itu, jelaas kecewa. "Tapi kami berusaha untuk memahami dan berusaha menerima langkah yang dilakukan PT Liga. Karena itu, konsep dan langkah tentang rekonsiliasi (antara Arema kubu Rendra dan Arema kubu M Nur), kita serahkan saja ke PT Liga. Kalau gagal, ya sekali lagi kami kembalikan ke PT Liga," jelasnya.
Karena, tambah Sudarmadji, memang menjadi syarat dari PT Liga Indoensia bisa ikut turnamen IIC harus ada rekonsiliasi. "Modal kami hanya legalitas, legitimasi dan loyalitas. Kendati kami dikalahkan oleh keputusan PSSI, tapi kami tetap serius membina sepakbola, seperti amanah Aremania," bebernya. [ain/kun beritajatim]
Penunjukkannya Arema RK dipercaya sebagai tuan rumah itu, sesuai dengan surat bernomor 002/Liga/X/2011 tanggal 28 Oktober 2011 lalu. PT Liga Indonesia menunjuk Bandung, Malang dan Samarinda sebagai tuan rumah babak penyisihan turnamen Inter Island Cup 2011.
"Kami sudah dapat surat Nomor:008/liga/XI/2011 tertanggal 03 November 2011 perihal pembatalan menunjukkan tuan rumah IIC itu. Alasannya, menunggu proses rekonsiliasi untuk Arema," kata Media Officer Arema, Sudarmadji, melalui pesan pendek, Jumat (4/11/2011).
Sudarmadji juga bertanya-tanya, mengapa tidak ada penjelasan soal kepesertaannya. "Bagaimana surat itu akan kami sampaikan ke Aremania, Direksi dan Yayasan. Kalau Aremania, memang itu amanah Aremania agar kita (Arema RK), siap menjadi tuan rumah. Karena itu, bagitu dapat surat penunjukan, kami sudah proses perizinan dan persiapan lainnya," jelas Sudarmadji.
Kalau kecewa aku pria asal Banyuwangi itu, jelaas kecewa. "Tapi kami berusaha untuk memahami dan berusaha menerima langkah yang dilakukan PT Liga. Karena itu, konsep dan langkah tentang rekonsiliasi (antara Arema kubu Rendra dan Arema kubu M Nur), kita serahkan saja ke PT Liga. Kalau gagal, ya sekali lagi kami kembalikan ke PT Liga," jelasnya.
Karena, tambah Sudarmadji, memang menjadi syarat dari PT Liga Indoensia bisa ikut turnamen IIC harus ada rekonsiliasi. "Modal kami hanya legalitas, legitimasi dan loyalitas. Kendati kami dikalahkan oleh keputusan PSSI, tapi kami tetap serius membina sepakbola, seperti amanah Aremania," bebernya. [ain/kun beritajatim]
