
Tur tim nasional (timnas) U-23 ke Hong Kong bulan lalu ternyata hanya satu-satunya pemanasan internasional Yongki Aribowo dkk.Sebab,agenda uji coba serupa ke luar negeri untuk skuad muda Merah Putih dipastikan gagal.
Padahal,sesuai rencana serupa,tur ke luar negeri akan dilakukan lagi timnas U-23 sebelum tempur di SEA Games 2011.Tapi, rencana skuad muda Merah Putih mendapat lawan sepadan tinggal mimpi. Ketidakmampuan PSSI mencarikan lawan dari luar negeri,salah satu hal yang disinyalir membuat agenda ini batal. Padahal,sebelumnya timnas U-23 direncanakan akan uji coba ke China.
”Kami tidak jadi ke luar negeri.Persiapan akan kami maksimalkan di dalam negeri saja.Saya juga tidak tahu pasti kenapa program yang sudah dibuat sejak lama tidak bisa jalan.Coba tanyakan kepada PSSI,”kata Manajer Timnas U-23 Roso Daras. Menurut Roso,yang juga mantan CEO Bali De Vata,sebelumnya ada beberapa jadwal uji coba internasional setelah timnas dari tur ke Hong Kong.Dia mengakui manajemen timnas U-23 sudah membuat beberapa program pemanasan.
Menurut Roso,timnas U-23 akan menyambangi beberapa negara seperti China, Jepang, dan India untuk melakukan tur uji coba.Tapi,semua itu sekarang hanya tinggal rencana karena program gagal terealisasi. Tidak terealisasinya uji coba internasional terakhir timnas U-23 juga diakui Pelatih Rahmad ’RD’ Darmawan.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu pun akan membuat beberapa perubahan program agar timnas U-23 tetap memiliki lawan uji tanding yang tangguh.Sebab,dia mengakui anak asuhnya masih butuh jam terbang lebih banyak.
”Uji coba internasional sangat penting untuk menambah jam terbang pemain.Tapi, semua itu tidak bisa terlaksana sehingga kami harus siap dengan plan B,bahkan plan C sekalipun.Sekarang waktu sudah sangat mepet dan tidak ada lagi yang perlu dikeluhkan,”kata RD.
Beberapa alternatif pun harus diambil RD.Karena itu,manajemen timnas U-23 bersama RD dan tim pelatih langsung bergerak cepat untuk mendapatkan lawan uji coba lainnya. Tapi,gerak cepat itu tetap menemui kendala.Beberapa klub besar seperti Persija,Persib Bandung,dan Sriwijaya FC (SFC) tidak memberi jawaban atas keinginan timnas U-23 itu.
”Kami ingin pemain siap,meski kehilangan kesempatan memainkan pertandingan di luar negeri.Saat ini kami fokus pada pertahankan kondisi fisik dan peningkatan pengertian antarpemain.Kerja sama dan taktik permainan juga akan kami genjot,”tandas RD. ● decky irawan jasri
Padahal,sesuai rencana serupa,tur ke luar negeri akan dilakukan lagi timnas U-23 sebelum tempur di SEA Games 2011.Tapi, rencana skuad muda Merah Putih mendapat lawan sepadan tinggal mimpi. Ketidakmampuan PSSI mencarikan lawan dari luar negeri,salah satu hal yang disinyalir membuat agenda ini batal. Padahal,sebelumnya timnas U-23 direncanakan akan uji coba ke China.
”Kami tidak jadi ke luar negeri.Persiapan akan kami maksimalkan di dalam negeri saja.Saya juga tidak tahu pasti kenapa program yang sudah dibuat sejak lama tidak bisa jalan.Coba tanyakan kepada PSSI,”kata Manajer Timnas U-23 Roso Daras. Menurut Roso,yang juga mantan CEO Bali De Vata,sebelumnya ada beberapa jadwal uji coba internasional setelah timnas dari tur ke Hong Kong.Dia mengakui manajemen timnas U-23 sudah membuat beberapa program pemanasan.
Menurut Roso,timnas U-23 akan menyambangi beberapa negara seperti China, Jepang, dan India untuk melakukan tur uji coba.Tapi,semua itu sekarang hanya tinggal rencana karena program gagal terealisasi. Tidak terealisasinya uji coba internasional terakhir timnas U-23 juga diakui Pelatih Rahmad ’RD’ Darmawan.
Mantan pelatih Persija Jakarta itu pun akan membuat beberapa perubahan program agar timnas U-23 tetap memiliki lawan uji tanding yang tangguh.Sebab,dia mengakui anak asuhnya masih butuh jam terbang lebih banyak.
”Uji coba internasional sangat penting untuk menambah jam terbang pemain.Tapi, semua itu tidak bisa terlaksana sehingga kami harus siap dengan plan B,bahkan plan C sekalipun.Sekarang waktu sudah sangat mepet dan tidak ada lagi yang perlu dikeluhkan,”kata RD.
Beberapa alternatif pun harus diambil RD.Karena itu,manajemen timnas U-23 bersama RD dan tim pelatih langsung bergerak cepat untuk mendapatkan lawan uji coba lainnya. Tapi,gerak cepat itu tetap menemui kendala.Beberapa klub besar seperti Persija,Persib Bandung,dan Sriwijaya FC (SFC) tidak memberi jawaban atas keinginan timnas U-23 itu.
”Kami ingin pemain siap,meski kehilangan kesempatan memainkan pertandingan di luar negeri.Saat ini kami fokus pada pertahankan kondisi fisik dan peningkatan pengertian antarpemain.Kerja sama dan taktik permainan juga akan kami genjot,”tandas RD. ● decky irawan jasri
