
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, Rahmad Darmawan mengatakan, meskipun tim asuhannya menang 3-1 atas Persikab Kabupaten Bandung dalam uji coba di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (1/10/2011) sore, namun kualitas permainan Timnas U-23 menurun.
Rahmad mengatakan, penurunan permainan terlihat pada kualitas passing, penempatan posisi, dan irama permainan. "Jujur, hari ini kami memang menang, tapi kualitas pemain menurun dari segi passing dan possession," ujar Rahmad ketika ditemui wartawan seusai pertandingan.
Namun Rahmad tidak mengetahui secara pasti penyebab penurunan kualitas permainan tim Garuda Muda. Rahmad mengatakan, para pemain masih terlihat bermain tidak sabar dan terlalu buru-buru untuk melepas bola. "Mereka hari ini masih memiliki banyak kekurangan. Mereka banyak tidak sabar dan terlalu buru-buru," ujar Rahmad.
Meskipun menang di setiap lini, sebagai pelatih Rahmad mendapat pengetahuan baru bagi timnya yang dipersiapkan untuk Piala AFF Oktober 2011 serta SEA Games November mendatang. Pasalnya Persikab sempat merepotkan barisan pertahanan Timnas U-23 menggunakan taktik serangan balik.
"Kami dapat beberapa kali serangan balik dan melihat hasil dari satu lawan satu antara penyerang Persikab dengan pemain bertahan timnas," ujar Rahmad.
Rahmad mengakui, permainan timnas sedikit lebih dominan hanya di 20 menit awal pada babak pertama. Setelah itu, ujar Rahmad, permainan timnas menjadi mengendur, ditambah Persikab mulai mengubah taktik bertahan.
Rahmad mengakui belum puas dengan hasil pertandingan sore itu karena menurut dia timnas masih belum matang dan harus melakukan pembenahan dan perbaikan.
"Yang pasti kami masih punya waktu dan kita ingin mematangkan tim ini. Karena itu, timnas akan terus melakukan uji coba di sisa waktu yang masih banyak ini," ujar Rahmad.
Menghadapi Semen Padang pada uji coba selanjutnya, Rahmad berharap akan mendapatkan kulitas permainan yang lebih bagus dan juga tekanan penonton yang lebih banyak.
"Menghadapi permainan sekelas Semen Padang, saya mengharapkan pemain bisa lebih tenang dan mengetahui kapan melakukan umpan jauh dan menempati posisi," ujar Rahmad.
