
Persija Jakarta sepertinya masih harus mengasah lagi ketajaman pemainnya. Dalam laga uji coba kali kedua melawan Persitara Jakarta Utara di Stadion Soemantri, Kuningan, tadi malam, skuad Macan Ke mayoran masih berhasil ditahan imbang 1-1.
Kubu Persija sepertinya tidak terlalu kecewa dengan hasil ini. Asisten Pelatih Persija Sudirman mengakui kalau timnya tampil di bawah performa. Namun, sebagai ajang pemanasan hasil ini dinilainya tidak terlalu mengecewakan.
“Ini ajang pemanasan saja,” paparnya usai pertandingan. Hasil imbang ini memang lebih baik dari laga kedua tim sebelumnya. Ketika itu Bambang Pamungkas dkk kalah dengan skor tipis 0-1 dari Brima Pepito dkk.
Skuad Macan Kemayoran ke colongan terlebih dulu lewat sontekan stri ker Persitara Ishaq dimenit 18. Memanfaatkan umpan silang dari Gaston Castano, Ishaq dengan akurat mam pu melesakkan si kulit bundar melalui sundulan kepala ke gawang Persija.
Gol balasan Persija terjadi 15 menit kemudian melalui tendangan keras Bambang Pamungkas (Bepe) dari luar kotak pinalti. Di babak kedua, Persija meningkatkan tempo permainannya. Serangan-serangan agresif lebih sering ditun jukkan. Ismed Sofyan yang sebe lumnya lebih banyak di belakang sesekali terlihat membantu serangan.
Sayang, hingga peluit panjang tanda akhir perta n dingan berbunyi, tidak banyak kesem patan emas yang bisa diciptakan anak-anak Macan Kemayoran. Manajer Persitara Rizal Hafid mengaku cukup bangga dengan anak-anak asuhnya. Mampu menahan imbang Persija yang di atas kertas sedikit di atas klubnya diakuinya adalah prestasi positif.
“Bagi kita hasil imbang sudah baik. Saya lihat anak-anak bermain stabil sudah,” terangnya. Rizal Hafid mengakui, skuad yang diturunkan tadi malam tidak jauh berbeda dengan skuad pertama saat melawan Persija di Stadion Ciracas, Jakarta Timur, dua pekan sebelumnya. Jadi, tidak ada perubahan berartiformasi tim kecuali penambahan striker di lini depan. “Di lini depan ada Gaston. Dia saja yang baru masuk, yang lain pemain yang sama masih,” imbuhnya.
(did/indopos)
Kubu Persija sepertinya tidak terlalu kecewa dengan hasil ini. Asisten Pelatih Persija Sudirman mengakui kalau timnya tampil di bawah performa. Namun, sebagai ajang pemanasan hasil ini dinilainya tidak terlalu mengecewakan.
“Ini ajang pemanasan saja,” paparnya usai pertandingan. Hasil imbang ini memang lebih baik dari laga kedua tim sebelumnya. Ketika itu Bambang Pamungkas dkk kalah dengan skor tipis 0-1 dari Brima Pepito dkk.
Skuad Macan Kemayoran ke colongan terlebih dulu lewat sontekan stri ker Persitara Ishaq dimenit 18. Memanfaatkan umpan silang dari Gaston Castano, Ishaq dengan akurat mam pu melesakkan si kulit bundar melalui sundulan kepala ke gawang Persija.
Gol balasan Persija terjadi 15 menit kemudian melalui tendangan keras Bambang Pamungkas (Bepe) dari luar kotak pinalti. Di babak kedua, Persija meningkatkan tempo permainannya. Serangan-serangan agresif lebih sering ditun jukkan. Ismed Sofyan yang sebe lumnya lebih banyak di belakang sesekali terlihat membantu serangan.
Sayang, hingga peluit panjang tanda akhir perta n dingan berbunyi, tidak banyak kesem patan emas yang bisa diciptakan anak-anak Macan Kemayoran. Manajer Persitara Rizal Hafid mengaku cukup bangga dengan anak-anak asuhnya. Mampu menahan imbang Persija yang di atas kertas sedikit di atas klubnya diakuinya adalah prestasi positif.
“Bagi kita hasil imbang sudah baik. Saya lihat anak-anak bermain stabil sudah,” terangnya. Rizal Hafid mengakui, skuad yang diturunkan tadi malam tidak jauh berbeda dengan skuad pertama saat melawan Persija di Stadion Ciracas, Jakarta Timur, dua pekan sebelumnya. Jadi, tidak ada perubahan berartiformasi tim kecuali penambahan striker di lini depan. “Di lini depan ada Gaston. Dia saja yang baru masuk, yang lain pemain yang sama masih,” imbuhnya.
(did/indopos)