Share |

Persema Revisi Kontrak Irfan Bachdim


Irfan Bachdim tampaknya benar-benar dibuat menyesal telah mangkir dari pelatnas Timnas U-23 pekan lalu. Bagaimana tidak, saat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI baru akan memutuskan sanksinya Senin (24/10) depan, kini bomber berusia 23 tahun itu bersiap menerima hukuman tambahan dari pihak klub.

Bila benar dijatuhi sanksi sesuai tertuang dalam kode disiplin Komdis, maka pemain blasteran Indonesia-Belanda itu mau tak mau bakal menjalani hukuman larangan bermain selama enam bulan plus denda sebesar Rp 100 juta. Buntutnya, selain harus membayar kerugian materiil yang cukup fantastis nilainya, pemilik nomor punggung 10 Persema itu juga tidak bisa diturunkan di ajang Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012.

Andai benar demikian, manajemen klub berjuluk Laskar Ken Arok tak akan segan merevisi kontrak kakak ipar Kim Jeffrey Kurniawan itu. Memang, Irfan tak lantas dicoret dari skuad asuhan Slave Radovski. Hanya saja haknya sebagai pemain akan disesuaikan lagi. “Bukan dicoret, tapi soal gaji akan disesuaikan sesuai sanksi Komdis. Masa kalau tidak bisa dimainkan, kita harus tetap bayar gaji penuh?” seloroh CEO Persema, Didied Poernawan Affandy.

Meski begitu, bukan berarti manajemen lantas lepas tangan terkait kasus yang menyeret bintang pujaan Ngalamania itu duduk di kursi pesakitan. Didied mengaku, pihaknya akan berupaya membantu agar Irfan tidak dijatuhi sanksi seberat yang telah disebutkan. “Kita akan berusaha berbicara dengan Komdis. Kita pelajari dulu kasusnya dan lihat situasinya, supaya bisa menemukan jalan terbaik,” lanjut pria yang juga dikenal sebagai dosen tersebut.

Selain menanti putusan Komdis, dalam waktu dekat manajemen telah berencana memanggil Irfan untuk mengetahui duduk perkara polemik yang membuat suami selebritis Jennifer Kurniawan itu tersandung problem pelik. “Selain menunggu konfirmasi Komdis, manajemen juga akan segera memanggil Irfan,” lanjut Didied.

Jika sampai kehilangan Irfan hingga setidaknya enam bulan ke depan, tentu menjadi suatu pukulan telak bagi Laskar Ken Arok. Pasalnya, pemain jebolan Akademi Ajax Amsterdam tersebut disiapkan menjadi tukang gedor utama. Guna melengkapi amunisi di sektor penyerangan, manajemen bahkan telah merekrut Emile Bertrand Mbamba sebagai calon tandem Irfan di lini depan.
(tom/bua)
Share on Google Plus

About 12paz