
Masa depan Persebaya akhirnya terjawab. Dari hasil sidang Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang baru berakhir, Jumat (30/9/2011) tegah malam, PSSI memutuskan kedua kubu, Cholid Goromah dan Wisnu Wardhana untuk merger.
Salah satu anggota Exco, La Nyalla Mahmud Mattalitti dalam pesan pendeknya menyebutkan, PSSI meminta kedua kubu bersatu dan membentuk Perseroan Terbatas (PT) baru. Dalam putusan itu, juga mengatur komposisi saham.
Klub anggota mendapat porsi 40 persen. Saleh Ismail Mukadar sebagai representasi PT Persebaya Indonesia mendapat 30 persen, dan Diar Kusuma Putra sebagai Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian mendapat 30 persen.
"Alhamdulillah, keputusan rapat Exco membentuk PT baru dengan komposisi 40 persen milik klub, 30 persen milik Saleh Mukadar cs dan 30 Persen milik Diar Kusuma Putra," tulis Nyalla dalam pesan pendeknya.
"Kalau ada salah satu yang menolak, diberikan pada yang mau. Yang jelas Persebaya tetap harus ikut kompetisi," lanjut Nyalla.[sya/ted]
Salah satu anggota Exco, La Nyalla Mahmud Mattalitti dalam pesan pendeknya menyebutkan, PSSI meminta kedua kubu bersatu dan membentuk Perseroan Terbatas (PT) baru. Dalam putusan itu, juga mengatur komposisi saham.
Klub anggota mendapat porsi 40 persen. Saleh Ismail Mukadar sebagai representasi PT Persebaya Indonesia mendapat 30 persen, dan Diar Kusuma Putra sebagai Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian mendapat 30 persen.
"Alhamdulillah, keputusan rapat Exco membentuk PT baru dengan komposisi 40 persen milik klub, 30 persen milik Saleh Mukadar cs dan 30 Persen milik Diar Kusuma Putra," tulis Nyalla dalam pesan pendeknya.
"Kalau ada salah satu yang menolak, diberikan pada yang mau. Yang jelas Persebaya tetap harus ikut kompetisi," lanjut Nyalla.[sya/ted]
