Share |

Pelita Jaya Pecat Pelatih Misha Radovic


MANAJEMEN Pelita Jaya bongkar komposisi tim pelatih. Misha Radovic, pelatih kepala, didepak. Asisten pelatih Djajang 'Djanur' Nurjaman naik pangkat.

Kabar mengejutkan datang dari skuad The Young Guns. P-Man, suporter Pelita Jaya (PJ), dibuat kaget dengan keputusan manajemen klub milik Bakrie Grup itu mendepak Misha. Pasalnya, manajer tim Lalu Mara Satria sebelum nya menegaskan tetap mempercayakan posisi pelatih kepada Misha.

"Misha dipertahankan. Kontraknya masih berlaku sebagai pelatih kepala," tegas Lalu Mara ketika itu.

Ternyata, menjelang bergulirnya kompetisi musim 2011/2012 mulai Desember mendatang, manajemen PJ tiba-tiba membuat keputusan berbeda. Mereka memutus kontrak Misha.

Hal itu diakui Djajang 'Djanur' Nurjaman yang menjabat sebagai asisten pelatih ketika Misha berkuasa.

"Benar, tapi saya tidak tahu penyebabnya. Semua adalah keputusan manajemen klub," terang Djanur, Sabtu (22/10).

Lengsernya Misha pun jadi berkah bagi Djanur. Mantan pemain Persib Bandung itu naik pangkat alias kembali mendapatkan posisinya sebagai pelatih kepala PJ.

"Untuk sementara saya menggantikan posisi Misha," ujar Djanur.

Di kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, prestasi PJ di bawah kepemimpinan Misha terbilang payah jika dibandingkan dengan kualitas inidividu pemain dan dukungan fasilitas dari manajemen.

PJ diperkuat sederet pemain muda potensial plus pemain senior, termasuk asing, yang terbilang oke. Di lini depan, misalnya, PJ punya bomber produktif Mohd Safee Sali asal Malaysia. Juga ada Egi Melgiansyah, skuad inti di timnas U-23, dan sederet nama beken lain.

Dari segi finansial, dukungan Bakrie Grup juga tak kurang sebagaimana dialami sejumlah klub lain.

Meski begitu, hasil akhir yang dicapai PJ musim lalu sungguh tak sebanding. Mereka teronggok di peringkat 12 klasemen ISL 2011/2012.

PJ hanya lebih baik dibandingkan dua klub lain dari sisa 15 kontestan ISL. Bahkan, andai jumlah klub kontestan tak berkurang tiga (tetap 18) akibat membelot ke LPI, tak mustahil PJ terdegradasi.

Tentu, buruknya pencapaian akhir itu jadi bagian dari pertimbangan manajemen PJ ketika memutuskan mengakhiri kontrak Misha. Pergantian pelatih kepala ini melengkapi restrukturisasi di tingkat manajemen.

Share on Google Plus

About 12paz