
Pelatih Arema Indonesia, Milomir Seslija, masih terus memperbaiki kondisi pemain. Baik fisik maupun psikologis. Pelatih menemukan, mayoritas pemain Arema masih banyak yang dilanda problem keluarga.
"Saat ini kondisi pemain Arema masih banyak yang punya problem keluarga. Saya tidak tahu masalah apa. Itu yang saya ketahui dan saya rasakan pada pemain Arema," kata Milo, Senin (24/10/2011).
Menurut Milo, seorang pemain bola itu, harus terbebas dari masalah pribadi apapun baik keluarga atau lainnya. "Pemain Arema juga ada problem individu yang perlu diselesaikan. Misalnya pada mentalnya," akunya.
Mental, jelasnya, wajib bagi pemain sepakbola. "Karena tak hanya bisa dan kuat mentalnya di dalam lapangan. Tapi diluar lapangan harus juga siap. Ibaratnya pemain bola itu buka hanya bisa bermain dengan kaki. Tapi tangan juga dimanfaatkan. Contohnya seperti ini. Artinya semua organ tubuh harus siap dan mapan," katanya.
Agar pemain terus terpantau, pelatih terus melakukan pemantauan. "Jalan-jalan kalau tidak benting, tidak boleh. Harus selalu di Mess. Kondisi makanan harus terus diperhatikan," kata pelatih yang cukup akrab bersama awak media itu. [ain/kun]
"Saat ini kondisi pemain Arema masih banyak yang punya problem keluarga. Saya tidak tahu masalah apa. Itu yang saya ketahui dan saya rasakan pada pemain Arema," kata Milo, Senin (24/10/2011).
Menurut Milo, seorang pemain bola itu, harus terbebas dari masalah pribadi apapun baik keluarga atau lainnya. "Pemain Arema juga ada problem individu yang perlu diselesaikan. Misalnya pada mentalnya," akunya.
Mental, jelasnya, wajib bagi pemain sepakbola. "Karena tak hanya bisa dan kuat mentalnya di dalam lapangan. Tapi diluar lapangan harus juga siap. Ibaratnya pemain bola itu buka hanya bisa bermain dengan kaki. Tapi tangan juga dimanfaatkan. Contohnya seperti ini. Artinya semua organ tubuh harus siap dan mapan," katanya.
Agar pemain terus terpantau, pelatih terus melakukan pemantauan. "Jalan-jalan kalau tidak benting, tidak boleh. Harus selalu di Mess. Kondisi makanan harus terus diperhatikan," kata pelatih yang cukup akrab bersama awak media itu. [ain/kun]
