
Dalam laga ujicoba yang digelar di lapangan Agrowisata Kota Batu, Sabtu (22/10/2011) sore, Arema Indonesia hanya menang 2-1 dari Universitas Muhammadiyah Malang.
Apalagi, dua biji gol Arema hanya tercipta di babak kedua. Gol pertama diciptakan oleh Esteban di menit pertama, dan gol kedua dicetak oleh Roman Chmelo. Begitu juga gol balasan UMM yang tercipta di babak kedua.
Uniknya, di babak kedua, Arema justru sudah tak diperkuat lagi pemain inti yang melanjutkan untuk latihan fisik.
Usai pertandingan, Pelatih Arema Milomir Seslija menyampaikan, dalam ujicoba itu bukan hasil yang dicari. Tapi bagaimana pemain Arema terus menyusun kekuatannya untuk menghadapi musuh.
"Di babak pertama terlihat sudah sangat bagus. Layaknya tim MU atau Barcelona. Bisa bermain cepat dan tepat. Di babak kedua, sudah tak ada pemain ini. Tetap pemain peserta seleksi dan pemain yang baru bergabung," katanya.
Menurutnya, saat ini masih terus melakukan pembentukan mental pemain. "Saya lebih fokus pada pembentukan mental baik dilapangan dan luar lapangan. Makanya makanan pemain dan aktifitas pemain hanya boleh di Mess," katanya.
Milo menambahkan, dirinya datang ke Indonesia, sebagai pelatih yang profesional. Bahkan akunya, selama di Malang, dirinya belum pernah jalan-jalan kemana-mana di wilayah Malang. "Saya akan fokus agar Arema tampil bisa jadi tim terbaik," katanya. [ain/kun]
Apalagi, dua biji gol Arema hanya tercipta di babak kedua. Gol pertama diciptakan oleh Esteban di menit pertama, dan gol kedua dicetak oleh Roman Chmelo. Begitu juga gol balasan UMM yang tercipta di babak kedua.
Uniknya, di babak kedua, Arema justru sudah tak diperkuat lagi pemain inti yang melanjutkan untuk latihan fisik.
Usai pertandingan, Pelatih Arema Milomir Seslija menyampaikan, dalam ujicoba itu bukan hasil yang dicari. Tapi bagaimana pemain Arema terus menyusun kekuatannya untuk menghadapi musuh.
"Di babak pertama terlihat sudah sangat bagus. Layaknya tim MU atau Barcelona. Bisa bermain cepat dan tepat. Di babak kedua, sudah tak ada pemain ini. Tetap pemain peserta seleksi dan pemain yang baru bergabung," katanya.
Menurutnya, saat ini masih terus melakukan pembentukan mental pemain. "Saya lebih fokus pada pembentukan mental baik dilapangan dan luar lapangan. Makanya makanan pemain dan aktifitas pemain hanya boleh di Mess," katanya.
Milo menambahkan, dirinya datang ke Indonesia, sebagai pelatih yang profesional. Bahkan akunya, selama di Malang, dirinya belum pernah jalan-jalan kemana-mana di wilayah Malang. "Saya akan fokus agar Arema tampil bisa jadi tim terbaik," katanya. [ain/kun]
