Share |

Laga Pembuka Ujian bagi Bobotoh


Laga pembukaan kom petisi Indonesia Premier League (IPL) 2011/2012 antara tuan rumah Persib Bandung melawan Semen Padang menjadi ujian bagi bobotoh.

Pendukung fanatik Maung Bandung itu diharapkan memberi contoh baik dan tidak anarkhis, Sebab, pertandingan yang akan di gelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Bandung, 15 Oktober besok, akan dihadiri beberapa petinggi PSSI, pemerintahan pusat, dan wakil dari Asia Football Con fe de ration (AFC).

Mereka akan me man tau pertandingan apakah sedah sesuai dengan level mereka atau tidak. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Risha Adi Wijaya mengatakan, semua unsur pertandi ngan akan dipantau dan dinilai oleh perwakilan AFC tadi. AFC akan me mantau unsur fasilitas pertandi ngan, penonton, dan hal-hal lain. Semuanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

“AFC akan memastikan apakah laga berjalan sesuai aturan main me reka atau tidak. Pertandingan per dana akan menjadi acuan di mana AFC akan melihat, apakah kita sudah pantas masuk level yang mereka inginkan atau tidak,” ujar Risha Adi Wijaya saat jumpa pers kemarin (13/10).

Mewakili panpel, Risha mengha rapkan dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan pertan dingan ini. Perwakilan AFC bukan hanya datang, nonton, dan mengamati pertandingan saja, akan tetapi mereka akan turun tangan langsung seandainya ada hal-hal yang keluar dari aturan mereka.

“Kami berharap dukungan semua pihak, pemkot, pemkab, kepolisian, pihak stadion, dan bobotoh agar men dukung pertandingan ini supaya berjalan lancar. Selama pertandingan berlangsung, dimohon untuk tidak rasis, tidak ada lemparan, tidak ada yang masuk ke lapangan,” harap Risha.

Karena dimonitor oleh AFC, Match Comission yang ditunjuk PSSI dipas tikan akan bertindak tegas jika ada kejadian yang dapat menganggu jalannya pertandingan. Sebagai contoh, Risha menunjuk pertan di ngan Pra Piala Dunia antara In donesia vs Bahrain beberapa saat yang lalu.

Pengawas pertandingan langsung menghentikan pertandingan selama 15 menit, ketika penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, mulai menyalakan petasan. “Jika ada kejadian lemparan, itu tidak boleh. Kita lihat pertandingan timnas kemarin, ada kemungkinan di pertandingan ini AFC akan menegakan aturan seperti dalam pertandingan tersebut,” ujar Risha. (lis/jpnn)

Share on Google Plus

About 12paz