
LAGA awal IPL 2011/2012 pada 15 Oktober 2011 tidak sah. SK pengalihan kepengeloaan kompetisi sepakbola profesional baru diteken 22 Oktober 2011.
Surat keputusan PSSI tentang pengalihan delegasi pengelolaan kompetisi sepakbola profesional dari tangan PT Liga Indonesia (LI) ke PT Liga Prima Indonesia (LPI) Sportindo baru diteken Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin pada 22 Oktober 2011.
Sementara laga yang disebut laga pembuka IPL 2011/2012 digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Sabtu (15/10). Artinya, laga yang mempertemukan Persib Bandung dengan Semen Padang itu lebih dulu 7 hari sebelum SK pengalihan pengelolaan kompetisi diteken.
"PSSI telah mengalihkan pengelolaan kompetisi sepakbola profesional ke pihak PT LPI Sportindo," tegas anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bidang Kompetisi Sihar Sitorus.
Sihar sama sekali tak mengkaitkan pernyataannnya dengan laga Perib versus Semen Padang yang dianggap sebagai laga pembuka IPL 2011/2012 digelar pada 15 Oktober 2011.
Padahal, hal itu jelas mengindikasikan laga Persib versus Semen Padang itu tidak sah. Pasalnya, saat laga itu digelar, pengeloaan kompetisi sepakbola profesional masih di tangan PT LI, belum beralih ke PT LPI Sportindo.
CEO PT LPI Sportindo Widjajanto sendiri berkeras hasil seri 1-1 antara Persib dan Semen Padang tetap dihitung dan menghasilkan poin di klasemen IPL musim ini.
"Hasil pertandingan Persib dengan Semen Padang tetap dihitung. Poin satu milik kedua tim tetap masuk klasemen IPL 2011/2012," tukas Widjajanto.
