Share |

Isnan Ali Jualan Jeans


Karier Isnan Ali boleh mulai redup saat membela Persib Bandung musim lalu. Tetapi justru karena kesibukan pria kelahiran Makassar 15 September 1979 itu menurun, ide untuk memulai bisnis baru muncul.

Bandung yang memang dijuluki kota mode memberikan inspirasi besar. Kebetulan Isnan bertemu dengan rekan-rekannya yang seide. "Kami pilih usaha konveksi jeans. Dimulai dari celana tapi nanti berkembang ke lainnya," kata pemain yang kini membela Mitra Kukar itu.

Pemilihan usaha jeans itu bukan tanpa alasan. Menurut mantan defender tim nasional (timnas) itu, jeans adalah produk pakaian kegemarannya.

Selain itu, jeans juga tidak mengenal usia pemakai. Dari anak-anak sampai kalangan berusia 50-an tahun sudah jamak mengenakan jeans di kala santai. Menurut Isnan, modal yang dibutuhkan juga nggak terlalu tinggi.

"Nggak sampai setengah nilai kontrak saya ke Persib," canda bapak Sofwa Annama Fanesha Ali dan Syafana Annama Maulbie Ali tersebut.

Isnan memilih "denim is jeans" sebagai brand produk konveksinya. Jika disimak, usaha yang dia kembangkan itu berkembang cukup pesat. Dua seri celana jeans yang dirilisnya habis di pasaran hanya dalam tempo tiga bulan.

Dia tidak menampik jika status sebagai eks-pemain timnas cukup membantu. Selain itu dia juga menggandeng teman-temannya dari kalangan selebriti, seperti Desta Club 80's. "Saya juga manfaatkan twitter untuk promosi. Efeknya benar-benar luar biasa," kata Isnan.

Sampai saat ini penjualan memang memaksimalkan dunia maya. Selain tak perlu anggaran sewa toko, pasarnya juga tak terbatas pasar domestik saja.

Tetapi Isnan tetap menyimpan niatan untuk membuka toko. Bandung tetap menjadi lokasi pertama. "Doakan dalam waktu dekat ini saya bisa mendapatkan toko di tempat yang strategis. Inginnya di Bandung, tetapi sepertinya sudah penuh sesak di sana," kata Isnan. (jpnn/ian)
Share on Google Plus

About 12paz