
– Meski baru beberapa hari mengikuti latihan, Divaldo Alves mengaku sudah cocok dengan Mario Karlovic. Eks gelandang klub Serie A Italia, Torino FC, itu dinilai cocok dengan karakter permainan Persebaya yang cepat dengan pola satu dua kali sentuhan.
"Dia sudah oke, siap membela Persebaya di kompetisi nanti," kata pelatih baru Persebaya itu, seperti dilansir website resmi Liga Primer Indonesia (LPI).
Diva –panggilan akrab pelatih asal Portugal ini– tertarik merekrut Mario Karlovic karena keduanya pernah bekerjasama selama satu putaran kompetisi LPI. Kala itu, Karlovic bermain untuk Minang Kabau FC, sementara Diva sebagai pelatih.
"Salah satu kelebihan Karlovic adalah akurasi tendangannya yang bagus. Dia juga pernah main di Italia, jadi kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan," Diva menambahkan.
Mario Karlovic mengaku bahagia bisa bermain untuk tim sebesar Persebaya. Atmosfernya beda jauh dengan Minang Kabau FC, tim yang menempati peringkat 10 klasemen akhir LPI. "Kini dia bermain di tim berkualitas. Ini saatnya bagi Karlovic untuk membuktikan kualitasnya," ujar Diva.
Selain Karlovic, satu pemain asing yang masih ditunggu Persebaya adalah Amaral. Pemain bernama lengkap Alexandre da Silva Mariano itu sebelumnya berkostum Manado United. Eks pemain Timnas Brasil itu pernah membela klub-klub besar dunia seperti Parma, Benfica, Fiorentina, Grêmio, Palmeiras, Corinthians, Vasco da Gama, Al-Ittihad hingga klub Australia, Perth Glory. Kalau ada yang agak meragukan, Amaral sudah berusia 38 tahun.
Saat ini Amaral masih memberesi kelengkapan administrasinya sebagai pemain profesional sebelum bertolak ke Surabaya. "Ada urusan yang belum beres, Kartu Ijin Tinggal Sementara (Kitas), dan sebagainya. Saat ini Amaral masih di Jakarta, mungkin minggu depan dia sudah di Surabaya. Kita tunggu," papar Divaldo.
Divaldo mengungkapkan, saat ini pihaknya fokus membenahi fisik pemain agar benar-benar siap menghadapi kompetisi yang tinggal hitungan hari. "Seminggu ini fisik kita genjot," ujar pria yang pernah membesut Persijap, Jepara, ini. [rif/but]
"Dia sudah oke, siap membela Persebaya di kompetisi nanti," kata pelatih baru Persebaya itu, seperti dilansir website resmi Liga Primer Indonesia (LPI).
Diva –panggilan akrab pelatih asal Portugal ini– tertarik merekrut Mario Karlovic karena keduanya pernah bekerjasama selama satu putaran kompetisi LPI. Kala itu, Karlovic bermain untuk Minang Kabau FC, sementara Diva sebagai pelatih.
"Salah satu kelebihan Karlovic adalah akurasi tendangannya yang bagus. Dia juga pernah main di Italia, jadi kualitasnya bisa dipertanggungjawabkan," Diva menambahkan.
Mario Karlovic mengaku bahagia bisa bermain untuk tim sebesar Persebaya. Atmosfernya beda jauh dengan Minang Kabau FC, tim yang menempati peringkat 10 klasemen akhir LPI. "Kini dia bermain di tim berkualitas. Ini saatnya bagi Karlovic untuk membuktikan kualitasnya," ujar Diva.
Selain Karlovic, satu pemain asing yang masih ditunggu Persebaya adalah Amaral. Pemain bernama lengkap Alexandre da Silva Mariano itu sebelumnya berkostum Manado United. Eks pemain Timnas Brasil itu pernah membela klub-klub besar dunia seperti Parma, Benfica, Fiorentina, Grêmio, Palmeiras, Corinthians, Vasco da Gama, Al-Ittihad hingga klub Australia, Perth Glory. Kalau ada yang agak meragukan, Amaral sudah berusia 38 tahun.
Saat ini Amaral masih memberesi kelengkapan administrasinya sebagai pemain profesional sebelum bertolak ke Surabaya. "Ada urusan yang belum beres, Kartu Ijin Tinggal Sementara (Kitas), dan sebagainya. Saat ini Amaral masih di Jakarta, mungkin minggu depan dia sudah di Surabaya. Kita tunggu," papar Divaldo.
Divaldo mengungkapkan, saat ini pihaknya fokus membenahi fisik pemain agar benar-benar siap menghadapi kompetisi yang tinggal hitungan hari. "Seminggu ini fisik kita genjot," ujar pria yang pernah membesut Persijap, Jepara, ini. [rif/but]
