Problem tumpulnya lini depan Arema seperti saat beruji coba kontra Persekap Kota Pasuruan, Rabu (26/10) lalu tampaknya bakal segera teratasi. Krisis di sektor penyerangan bakal tereduksi seiring kembalinya bomber Noh Alamshah di lapangan.
Setelah hampir sepekan dibekap cedera lutut kiri sehingga terpaksa absen dalam partai uji coba, pemain asal Singapura itu sudah tampak bugar saat mengikuti latihan tim di Lapangan Agro Kusuma Batu, Kamis (27/10) sore kemarin. Kapten Singo Edan itu mampu melahap program latihan berdurasi sekitar 120 menit di bawah arahan pelatih Milomir Seslija hingga tuntas.
Disinggung soal kondisi pemilik nomor punggung 12 itu, tim medis klub berlogo kepala singa menyatakan sudah tidak ada masalah. Striker yang akrab disapa Along itu bahkan diprediksi sudah bisa dimainkan saat tim beruji coba kontra Madiun Putra, Sabtu (29/30) besok.
Bila benar demikian, tentu Milo bisa lebih tenang dalam menentukan komposisi sektor penyerangannya pada uji coba nanti. Selain Along, masih ada Dendi Santoso, Sunarto serta pencetak gol kemenangan atas Persekap, Jaya Teguh Angga yang bisa dimainkan di posisi ujung tombak.
Namun agaknya Milo masih ragu untuk memainkan mantan penggawanya saat masih menukangi FC Sembawang Singapura tersebut. Bila tim medis sudah memberi lampu hijau soal kondisi Along, tak demikian halnya dengan pelatih asal Bosnia tersebut.
Menurutnya, masih sangat riskan bila memainkan Along di pertandingan akhir pekan nanti. Pelatih berusia 47 tahun itu khawatir cedera striker andalannya itu bisa bertambah parah. "Kita masih akan menunggu perkembangan kondisinya (Along). Sangat riskan bila memaksanya tampil," terangnya usai memimpin latihan Arema sore kemarin.
Mantan anggota Komite Olimpiade Libya itu menyebut Along masih butuh waktu untuk memulihkan kondisinya hingga benar-benar fit 100 persen. "Dia butuh waktu untuk memulihan cederanya. Kita hidup di sepakbola profesional, jadi harus memahami hal ini. Saya dengar sepakbola Indonesia bagaimana. Ada pemain cedera dipaksa main, atau cedera dibiarkan berlarut-larut. Katanya itu biasa. Saya tidak mau begitu," serunya.
Terlepas soal kondisi Along, Milo mengaku cukup optimis dengan kondisi pasukannya secara keseluruhan. Meski tidak memiliki cukup banyak waktu untuk beristirahat pasca uji coba Rabu lalu, dia menilai kondisi Ronny Firmansyah dkk kini tengah on fire. "Tim siap. Tidak ada masalah. Seperti anda lihat, pemain dalam kondisi oke untuk uji coba nanti," paparnya lugas. (tom/bua.Malang Post )
Setelah hampir sepekan dibekap cedera lutut kiri sehingga terpaksa absen dalam partai uji coba, pemain asal Singapura itu sudah tampak bugar saat mengikuti latihan tim di Lapangan Agro Kusuma Batu, Kamis (27/10) sore kemarin. Kapten Singo Edan itu mampu melahap program latihan berdurasi sekitar 120 menit di bawah arahan pelatih Milomir Seslija hingga tuntas.
Disinggung soal kondisi pemilik nomor punggung 12 itu, tim medis klub berlogo kepala singa menyatakan sudah tidak ada masalah. Striker yang akrab disapa Along itu bahkan diprediksi sudah bisa dimainkan saat tim beruji coba kontra Madiun Putra, Sabtu (29/30) besok.
Bila benar demikian, tentu Milo bisa lebih tenang dalam menentukan komposisi sektor penyerangannya pada uji coba nanti. Selain Along, masih ada Dendi Santoso, Sunarto serta pencetak gol kemenangan atas Persekap, Jaya Teguh Angga yang bisa dimainkan di posisi ujung tombak.
Namun agaknya Milo masih ragu untuk memainkan mantan penggawanya saat masih menukangi FC Sembawang Singapura tersebut. Bila tim medis sudah memberi lampu hijau soal kondisi Along, tak demikian halnya dengan pelatih asal Bosnia tersebut.
Menurutnya, masih sangat riskan bila memainkan Along di pertandingan akhir pekan nanti. Pelatih berusia 47 tahun itu khawatir cedera striker andalannya itu bisa bertambah parah. "Kita masih akan menunggu perkembangan kondisinya (Along). Sangat riskan bila memaksanya tampil," terangnya usai memimpin latihan Arema sore kemarin.
Mantan anggota Komite Olimpiade Libya itu menyebut Along masih butuh waktu untuk memulihkan kondisinya hingga benar-benar fit 100 persen. "Dia butuh waktu untuk memulihan cederanya. Kita hidup di sepakbola profesional, jadi harus memahami hal ini. Saya dengar sepakbola Indonesia bagaimana. Ada pemain cedera dipaksa main, atau cedera dibiarkan berlarut-larut. Katanya itu biasa. Saya tidak mau begitu," serunya.
Terlepas soal kondisi Along, Milo mengaku cukup optimis dengan kondisi pasukannya secara keseluruhan. Meski tidak memiliki cukup banyak waktu untuk beristirahat pasca uji coba Rabu lalu, dia menilai kondisi Ronny Firmansyah dkk kini tengah on fire. "Tim siap. Tidak ada masalah. Seperti anda lihat, pemain dalam kondisi oke untuk uji coba nanti," paparnya lugas. (tom/bua.Malang Post )
