
Kompestisi baru Liga Indonesia musim yang belum jelas bentuknya ternyata sudah menarik minat modal asing. Salah satu channel televisi berbayar asal Malaysia besok (15/9) akan menandatangani deal dengan PT Liga Prima Indonesia (PT LPI) untuk menyiarkan siaran ulang pertandingan liga Indoensia.
"Untuk tahap awal, kerjasama kami buat untuk durasi dua musim," kata Widjayanto, Plt CEO PT LPI di kantor PSSI kemarin. Tidak semua pertandingan akan disiarkan ulang oleh salah satu channel televise berbayar Malaysia itu. Mereka akan memilih pertandingan - pertandingan yang menarik.
Menurut Widja, sapaan akrab Widjayanto, salah satu channel televisi berbayar negeri jiran ini memiliki based customer sekitar 5 juta. "Ini menunjukkan jika sepakbola kita punya potensi yang sangat besar," sambungnya.
Selain deal dengan satu channel televise berbayar asal Malaysia saat ini PT LPI tengah dalam proses tender untuk sponsor kompetisi musim 2011/2012. Ada lima tujuh perusahaan multinasional yang menyatakan minatnya untuk mensponsori kompetisi dari sepuluh perusahaan yang ditawari oleh PSSI. "Tapi dalam presentasi besok (hari ini-Red) bisa jadi yang datang lebih dari lima," sambungnya.
Dia mengungkapkan jika dari 10 perusahaan yang ditawari itu tidak ada perusahaan rokok. "Perusahaan yang berminat akan melakukan presentasi pada 13 September serta akan diumumkan pada 15 September nanti," kata Widjayanto, Pelaksana tugas CEO PT Liga Prima Indonesia.
Menurut Widja, ada dua sistem sponsorship yang ditawarkan oleh PT LPI kepada calon sponsor. Pertama, full commercial rights, yang kedua dengan sistem retail. "Saat ini bahkan sudah ada perusahaan televisi dari Malaysia yang ingin membeli hak siar untuk disiarkan di negaranya," Wijayanto memaparkan. (ali/)
"Untuk tahap awal, kerjasama kami buat untuk durasi dua musim," kata Widjayanto, Plt CEO PT LPI di kantor PSSI kemarin. Tidak semua pertandingan akan disiarkan ulang oleh salah satu channel televise berbayar Malaysia itu. Mereka akan memilih pertandingan - pertandingan yang menarik.
Menurut Widja, sapaan akrab Widjayanto, salah satu channel televisi berbayar negeri jiran ini memiliki based customer sekitar 5 juta. "Ini menunjukkan jika sepakbola kita punya potensi yang sangat besar," sambungnya.
Selain deal dengan satu channel televise berbayar asal Malaysia saat ini PT LPI tengah dalam proses tender untuk sponsor kompetisi musim 2011/2012. Ada lima tujuh perusahaan multinasional yang menyatakan minatnya untuk mensponsori kompetisi dari sepuluh perusahaan yang ditawari oleh PSSI. "Tapi dalam presentasi besok (hari ini-Red) bisa jadi yang datang lebih dari lima," sambungnya.
Dia mengungkapkan jika dari 10 perusahaan yang ditawari itu tidak ada perusahaan rokok. "Perusahaan yang berminat akan melakukan presentasi pada 13 September serta akan diumumkan pada 15 September nanti," kata Widjayanto, Pelaksana tugas CEO PT Liga Prima Indonesia.
Menurut Widja, ada dua sistem sponsorship yang ditawarkan oleh PT LPI kepada calon sponsor. Pertama, full commercial rights, yang kedua dengan sistem retail. "Saat ini bahkan sudah ada perusahaan televisi dari Malaysia yang ingin membeli hak siar untuk disiarkan di negaranya," Wijayanto memaparkan. (ali/)
