Share |

PSSI Malang: Era Nurdin Lebih Bagus


Revolusi kepengurusan dalam tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat saat ini tak lebih baik dari Nurdin Halid. Kritikan itu diungkapkan langsung Ketua Bidang Kompetisi Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kabupaten Malang, Azhari, Sabtu (10/9/2011) siang.

Menurut dia, ada banyak sistem yang justru merugikan sejumlah tim dari kasta Liga Divisi Utama PSSI. Lebih dari itu, karena tidak jelas format kompetisi semacam apa yang akan dipakai PSSI ke depan, membuat nasib para pemain bola justru tergantung.

"Kami merasa PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid masih lebih bagus. Format kompetisinya jelas. Saat ini, tim-tim Divisi Utama yang sudah berdarah-darah saat mengarungi kerasnya kompetisi, justru terabaikan," paparnya.

Dikatakan Azhari, seharusnya PSSI peka dalam hal ini. Ada banyak tim dari Divisi Utama yang sudah mengeluarkan sangat banyak materi dan tenaga untuk mencapai kasta divisi utama. Nah, kalau kemudian format kompetisi PSSI ke depan tak jelas arahnya, hal itu jelas sangat merugikan banyak tim.

Pria yang menjabat Bidang Hukum dalam Pengprov PSSI Jawa Timur ini menguraikan, PSSI Pusat harus segera membuat kejelasan sistem kompetisi. Jika seluruh tim harus diubah dalam Perseroan Terbatas (PT), hal itu butuh proses yang sangat panjang.

"Belum tentu kalau kita ubah jadi PT akan mandiri dan lolos dari badan hukum dan keputusan PSSI. Bayangkan saja, ada berapa banyak pemain dalam divisi utama yang nasibnya tak jelas kalau kemudian PSSI tidak segera membuat format yang bagus," terang Azhari yang juga menjadi Sekretaris Tim Metro FC, Persekam Kabupaten Malang itu.

Ditambahkan Azhari, dengan arah kompetisi yang tidak jelas, PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin Halid ia rasa masih lebih bagus. Hasil pertandingan saat Timnas Merah Putih lawan Iran dan Bahrain beberapa waktu lalu juga harus jadi catatan tersendiri jika PSSI kini, belum mengalami pembaruan yang signifikan untuk masa depan sepakbola Indonesia. [yog/but]
Share on Google Plus

About 12paz