
Tim pelatih PSM dipimpin Fabio de Oliviera yang melakukan seleksi pemain, akhirnya melakukan pencoretan terakhir Jumat, 9 September. Ada tiga pemain seleksi yang dicoret.
Ketiganya merupakan pemain dari luar yakni Irdan (bek kiri/Bontang FC), Muhammad Renngur (striker/Persitara), dan Basir (gelandang/Persitara). Dengan demikian, kini tersisa 11 pemain lagi.
Informasi yang dihimpun, kemungkinan jajaran pelatih dan manajemen PSM akan mengambil antara enam atau tujuh pemain dari hasil seleksi. Kemudian mencoret pemain lama yang akan digantikan oleh pemain baru.
Asisten Pelatih PSM yang memimpin seleksi, Fabio de Oliviera menjelaskan, ketiga pemain tersebut terpaksa dicoret karena dari skill individu dan kerja sama tim kurang memuaskan. Ketiganya dianggap tidak sesuai kriteria yang diharapkan.
"Makanya, kita terpaksa coret dan hanya pertahankan 11 pemain seleksi. Kemungkinan Michael yang akan memutuskan nantinya siapa-siapa saja pemain yang akan diambil masuk ke tim definitif PSM," terang Fabio.
Jadi, sebelum Michael Feichtenbeiner selaku pelatih kepala datang ke Makassar, kata dia, maka tidak akan ada lagi pencoretan pemain. Adapun pemain yang masih tersisa yakni dua kiper, empat bek, tiga gelandang, dan dua striker.
"Untuk latihan besok (hari ini, red) hanya akan dilakukan latihan interval dan sirkuit fisik di pagi hari. Latihan tetap di Lapangan Karebosi mulai pukul 07.30 Wita," sebut Fabio.
Dalam seleksi kemarin, satu pemain yang diketahui bernama Riandy (stoper) tiba-tiba ikut seleksi. Padahal, sebelumnya tim pelatih menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada pemain lokal tambahan untuk diikutkan seleksi.
Tak pelak, kalangan suporter pun menyoroti hal itu. Suporter VIP Selatan, Ade menyatakan seharusnya tidak boleh ada pemain titipan yang masuk. "Jangan sampai ini merugikan PSM sendiri. Lagipula, pemain itu (Riandy, red) kualitasnya tidak bagus sebagai seorang stoper. Skillnya tidak ada dan bermain kasar," sorot Ade.
Fabio pun mengakui pemain yang baru ikut seleksi itu tidak masuk dalam priotitasnya. Alasannya, skill-nya di bawah rata-rata dan sebenarnya tidak menerima lagi pemain tambahan untuk ikut seleksi.
Dalam seleksi kemarin, diwarnai beberapa kali insiden antara Kwon Jun dengan Zulkifli serta Diva Tarkas dengan Riandy. Malah, Kwon dan Diva hampir memukul kedua pemain seleksi itu karena emosi.
Seleksi kemarin juga kembali memakan korban. Gelandang PSM, Risnandar, cedera bagian lutut kanan. Dia menyusul Aditya Putra Dewa yang masih cedera di paha kanan atas. Satu pemain seleksi dari PSM U-21 dan juga Makassar United, Ismail, juga cedera paha kiri. (ram/ian)
Ketiganya merupakan pemain dari luar yakni Irdan (bek kiri/Bontang FC), Muhammad Renngur (striker/Persitara), dan Basir (gelandang/Persitara). Dengan demikian, kini tersisa 11 pemain lagi.
Informasi yang dihimpun, kemungkinan jajaran pelatih dan manajemen PSM akan mengambil antara enam atau tujuh pemain dari hasil seleksi. Kemudian mencoret pemain lama yang akan digantikan oleh pemain baru.
Asisten Pelatih PSM yang memimpin seleksi, Fabio de Oliviera menjelaskan, ketiga pemain tersebut terpaksa dicoret karena dari skill individu dan kerja sama tim kurang memuaskan. Ketiganya dianggap tidak sesuai kriteria yang diharapkan.
"Makanya, kita terpaksa coret dan hanya pertahankan 11 pemain seleksi. Kemungkinan Michael yang akan memutuskan nantinya siapa-siapa saja pemain yang akan diambil masuk ke tim definitif PSM," terang Fabio.
Jadi, sebelum Michael Feichtenbeiner selaku pelatih kepala datang ke Makassar, kata dia, maka tidak akan ada lagi pencoretan pemain. Adapun pemain yang masih tersisa yakni dua kiper, empat bek, tiga gelandang, dan dua striker.
"Untuk latihan besok (hari ini, red) hanya akan dilakukan latihan interval dan sirkuit fisik di pagi hari. Latihan tetap di Lapangan Karebosi mulai pukul 07.30 Wita," sebut Fabio.
Dalam seleksi kemarin, satu pemain yang diketahui bernama Riandy (stoper) tiba-tiba ikut seleksi. Padahal, sebelumnya tim pelatih menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada pemain lokal tambahan untuk diikutkan seleksi.
Tak pelak, kalangan suporter pun menyoroti hal itu. Suporter VIP Selatan, Ade menyatakan seharusnya tidak boleh ada pemain titipan yang masuk. "Jangan sampai ini merugikan PSM sendiri. Lagipula, pemain itu (Riandy, red) kualitasnya tidak bagus sebagai seorang stoper. Skillnya tidak ada dan bermain kasar," sorot Ade.
Fabio pun mengakui pemain yang baru ikut seleksi itu tidak masuk dalam priotitasnya. Alasannya, skill-nya di bawah rata-rata dan sebenarnya tidak menerima lagi pemain tambahan untuk ikut seleksi.
Dalam seleksi kemarin, diwarnai beberapa kali insiden antara Kwon Jun dengan Zulkifli serta Diva Tarkas dengan Riandy. Malah, Kwon dan Diva hampir memukul kedua pemain seleksi itu karena emosi.
Seleksi kemarin juga kembali memakan korban. Gelandang PSM, Risnandar, cedera bagian lutut kanan. Dia menyusul Aditya Putra Dewa yang masih cedera di paha kanan atas. Satu pemain seleksi dari PSM U-21 dan juga Makassar United, Ismail, juga cedera paha kiri. (ram/ian)
