Share |

Pelatih Timnas Disarankan Menonton Langsung Persipura vs Arbil SC


Pelatih Persipura U-15, Fernando Fairyo menyarankan agar sebaiknya pelatih Timnas Indonesia, Win Rijsbergen untuk menonton langsung laga Persipura vs Arbil SC. Alasan mantan kapten Persipura era-80an itu menyarankan pelatih asal Belanda tersebut menyaksikan langsungBoaz Solossa dkk agar bisa melihat seperti apa pasukan Mutiara Hitam saat bertanding.

Persipura dan Arbil SC sendiri akan bertemu pada leg pertama babak delapan besar Asian Football Confederation (AFC), di Stadion Mandala Jayapura, 13 September. “Dengan melihat langsung Persipura bermain, maka Win Rijsbergen bisa memilih sendiri pemain mana yang bisa direkrut masuk timnas. Jangan hanya sekedar mendengar laporan dan masukan dari orang lain,” kata Nando Fairyo, Minggu 11 September.

Baginya hampir semua pemain utama Persipura layak masuk timnas. Namun saat ini hanya ada 3 pemain saja yang dipanggil untuk bergabung dengan tim Merah-Putih. “Selain itu pelatih dan para pengurus juga harus memahami karakter setiap pemain, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa menyinggung hati pemain,” ujarnya.

Nando Fairyo juga mengkritik strategi yang diterapkan Win Rijsbergen saat Indonesia ditaklukkan Bahrain 0-2 lalu. Menurutnya, selain Boaz Solossa yang tidak ditempatkan pada posisi yang sebenarnya. Harusnya Hamka Hamza dipasangkan dengan Ricahrdo Salampessy di lini belakang, bukan M. Robby. Begitu juga dengan Okto Maniani yang harusnya dimainkan disayap kiri.

“Jadi jika timnas ingin mengalahkan Qatar dilaga berikutnya, maka keempat pemain tadi harus dimainkan bersamaan. Boaz Solossa juga harus dipasang dibelakang Cristian Gonzales karena dia bisa tiba-tiba muncul dari second line dan mengancam gawang lawan dan ban kapten diberikan kepada Boaz.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih PS Uncen, Daniel Womsiwor. Menurutnya, harus Okto Maniani dimainkan sejak awal laga dan Boaz kembali ditempatkan pada posisi yang sama saat Indonesia mengalahkan Turkemenistan lalu.
“Terbukti meski waktu itu tidak mencetak gol. Namun dua umpannya berhasil diselesaikan dengan baik oleh Gonzales. Pergerakannya selalu merepotkan barisan belakang lawan, dan membuat pemain lain bisa leluasa mencari posisi,” tandas Daniel Womsiwor. (Arjuna)
Share on Google Plus

About 12paz