
Santosh Sahukhala yang dianggap memiliki kualitas di atas rata-rata ternyata belum mampu mengesankan pelatih Kas Hartadi. Staf pelatih Sriwijaya FC menganggap skill dan kualitas Messi asal Nepal itu biasa-biasa saja selama latihan.
"Sulti bagi saya untuk mengambil dia, kualitasnya biasa-biasa saja. Seharusnya sebagai pemain asing dia harus berada di atas rata-rata pemain lokal kita," jelas Kas Hartadi, Kamis (22/9/2011).
Menurut Kas, selama latihan dan menjalani game di Babel sejak Senin (19/9/2011) sore, tidak aksi yang mengesankan dari Santosh. Sulit bagi Kas untuk mengenyampingkan Lim Joon Sik.
"Sebagai gelandang, meski di posisi berbeda, Lim lebih berkualitas dan berhasil menjalankan fungsinya sebagai gelandang asing Asia," jelas Kas.
Meski sudah pasti tidak lolos, Kas tetap memenuhi janjinya untuk menentukan nasib Santosh saat menghadapi dua ujicoba lawan Bintang Babel FC pada 23 September dan Deltras Sidoarjo pada 25 September.
"Tetap akan ditentukan setelah dua laga ujicoba nanti," jelas Kas.
Sementara itu Pelatih Sriwijaya FC, Kashartadi menegaskan, terlepas dari persoalan dengan sang agen, namun dia tidak bisa menutup mata akan kualitas gelandang bertahan Lim Joon Sik.
"Saya lebih suka Lim, kualitasnya lebih bagus dan dia sudah menyatu dengan tim," kata Kas Hartadi, Kamis (22/9/2011).
Meski di posisi gelandang banyak tetapi saya pikir kami lebih membutuhkan Lim. Kualitasnya juga sudah teruji. Itu setelah kami lakukan seleksi dengan membandingkan kualitas Santosh Sahukhala dengan Lim. "Lim lebih baik dari Santosh," jelasnya.
Seperti diketahui Lim hingga saat ini belum dikontrak pihak SFC seiring dengan perseteruannya dengan sang agen Dr Tika.
