
Penambahan kuota klub yang dibuat PSSI berdampak menggelembungnya dana yang harus dikeluarkan peserta kompetisi kasta tertinggi musim depan. Budgeting cap pun dicabut.
Dengan ditambahnya klub menjadi 24 dari sebelumnya 18 klub membuat klub-klub harus menambah jumlah pemain dan menambah dana perjalanan. Karena itu budgeting cap yang sebelumnya ditetapkan PSSI, Rp 15 Miliar, dinilai mustahil.
Menanggapi hal tersebut, PSSI langsung gerak cepat untuk merevisi nominal harga tersebut karena dinilai angka yang kemarin disodorkan sudah tidak relevan.
"Dana sudah pasti bertambah. Kemarin kan hitungannya 16-18 klub, sekarang jadi 24 jadi pasti nambah," ujar ketua komite kompetisi, Sihar Sitorus, pada wartawan, Kamis (29/9/2011).
"Tapi kalau sekarang mungkin dibatasinya bukan dengan nominal pasti. Mungkin nanti dibuat persentasenya," jelas Sihar.
Persantase yang rencananya ditentukan oleh PSSI meliputi besarnya persen pengeluaran untuk masing-masing sektor. Misalnya satu klub hanya dibatasi kontrak pemain dengan 65 persen dari total dananya lalu 25 persen untuk transport dan 10 persen sisanya untuk kebutuhan lain.
Rencananya ketetapan itu akan dibicarakan pada rapat komite eksekutif (exco) hari Jumat besok (30/9/2011), dan bisa saja ditetapkan saat rapat tersebut selesai.[yob]
Dengan ditambahnya klub menjadi 24 dari sebelumnya 18 klub membuat klub-klub harus menambah jumlah pemain dan menambah dana perjalanan. Karena itu budgeting cap yang sebelumnya ditetapkan PSSI, Rp 15 Miliar, dinilai mustahil.
Menanggapi hal tersebut, PSSI langsung gerak cepat untuk merevisi nominal harga tersebut karena dinilai angka yang kemarin disodorkan sudah tidak relevan.
"Dana sudah pasti bertambah. Kemarin kan hitungannya 16-18 klub, sekarang jadi 24 jadi pasti nambah," ujar ketua komite kompetisi, Sihar Sitorus, pada wartawan, Kamis (29/9/2011).
"Tapi kalau sekarang mungkin dibatasinya bukan dengan nominal pasti. Mungkin nanti dibuat persentasenya," jelas Sihar.
Persantase yang rencananya ditentukan oleh PSSI meliputi besarnya persen pengeluaran untuk masing-masing sektor. Misalnya satu klub hanya dibatasi kontrak pemain dengan 65 persen dari total dananya lalu 25 persen untuk transport dan 10 persen sisanya untuk kebutuhan lain.
Rencananya ketetapan itu akan dibicarakan pada rapat komite eksekutif (exco) hari Jumat besok (30/9/2011), dan bisa saja ditetapkan saat rapat tersebut selesai.[yob]
