Share |

Nyalla: PSSI Sekarang Lebih Buruk dari Era Nurdin


Kritik pedas kembali terlontar dari salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Nyalla menyebut kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin lebih buruk dibanding kepengurusan Nurdin Halid. Nyalla menyebut, banyak keputusan PSSI yang melenceng dari statuta.

Selasa (27/9/2011) siang, Nyalla menjelaskan secara detail, mengapa kepengurusan Djohar Arifin PSSI lebih buruk dari era Nurdin. Salah satunya terkait masalah Persibo, Persema dan PSM. Selain itu, adalah format kompetisi yang harusnya diikuti 18 klub, namun oleh PSSI, jumlahnya membengkak menjadi 24.

"Kepengurusan PSSI saat ini lebih buruk dari pada kepengurusan sebelumnya. Tulis itu besar-besar. Mereka banyak menyalahi statuta," sebut Nyalla.

Nyalla menambahkan, kepengurusan saat ini erat dengan intervensi dari Arifin Panigoro. Lanjutnya, meski namanya tidak tercatut di kepengurusan, namun Arifin memiliki peran besar di PSSI era Djohar Arifin ini. Sampai-sampai ada yang menyebut Arifin sebagai Dewan Syuro-nya PSSI. "Saya tidak ada urusan dengan Arifin Panigoro, saya juga bukan orangnya Arifin Panigoro," lanjutnya.

Ia juga mengkritik sikap PSSI yang mencla-mencle. Apa yang diputuskan hari ini bisa saja berubah sewaktu-waktu sesuai kemauan PSSI. Seperti contohnya adalah pengumuman peserta liga. Harusnya diumumkan, Senin (26/9/2011), namun diundur hari ini. PSSI beralasan menunggu persetujuan AFC.

"Itu menjadi bukti kalau kepengurusan sekarang tidak pandai melobi. Kalau mereka pintar melobi kan tidak seperti ini," tuturnya. Nyalla juga membantah jika kemarin dan hari ini terjadi rapat Exco. "Rapat apa. Tidak ada rapat. Kalau ada rapat pasti ada undangan. Lha ini tidak ada kok," tutupnya. [sya/kun]
Share on Google Plus

About 12paz