
Meski Persipura akan menempuh perjalanan jauh saat bertandang ke Arbil SC di leg kedua babak delapan besar Asian Football Confederation (AFC), 27 September mendatang, namun bukanlah masalah bagi skuad ‘Mutiara Hitam’. Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago mengatakan, rute yang ditempuh tidak akan mempengaruhi performa pemain.
“Kita sudah menggambarkan kepada pemain perjalanan kita supaya mereka bisa mengerti. Kalau bicara logika, sebenarnya tidak akan mempengaruhi,” kata Jacksen F Tiago usai latihan Persipura, Selasa, (20/9).
Menurutnya, salah satu alasan memilih berangkat 24 September ke Irak, agar tim tidak terlalu lama berada di sana.
“Itu supaya kita tidak terlalu lama di Irak. Kita datang tepat waktu dan bermain. Kalau kita lihat lawan lalu, mereka juga datang dengan kondisi yang lelah, namun bisa mendapat hasil. Kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama. Itu adalah contoh yang baik dari lawan,” ujarnya.
Dikatakannya, ini bukanlah hal yang baru bagi Persipura. Sebab saat lolos ke babak delapan besar di Vietnam lalu, Boaz Solossa dkk juga mengalami hal yang sama.
“Bahkan lebih parah lagi. Tim kita bagi dua grup saat akan berangkat, namun kita sukses. Kita berharap meski kali ini persoalan kita datang hampir tepat waktu, namun tidak akan mempengaruhi kita. Sekarang ini momennya pengorbanan dan mengeluarkan semua kemampuan yang kita miliki karena bukan saatnya berpikir untuk hal-hal diluar teknik lagi,” tandas Jacksen F Tiago.
Sementara itu pemain belakang Persipura, Bio Paulin Pierre beberapa waktu lalu mengaku optimis Persipura bisa meraih hasil maksimal dan lolos ke babak selanjutnya.
“Saya tetap optimis kami bisa meraih hasil terbaik di kandang Arbil SC mendatang. Meski memang lagkah kami agak sedikit berat, namun bukan berarti peluang kami untuk melaju ke babak berikutnya sudah tertutup,” kata Bio Paulin.
Meski Persipura harus menang dengan agregat dua gol, 2-0, 3-1, 4-2 dan seterusnya, namun bagi Bio itu bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
“Dalam sepak bola tidak ada yang msutahil. Apapun bisa terjadi selama pertandingan belum usai,” ujarnya. (ARJUNA)
“Kita sudah menggambarkan kepada pemain perjalanan kita supaya mereka bisa mengerti. Kalau bicara logika, sebenarnya tidak akan mempengaruhi,” kata Jacksen F Tiago usai latihan Persipura, Selasa, (20/9).
Menurutnya, salah satu alasan memilih berangkat 24 September ke Irak, agar tim tidak terlalu lama berada di sana.
“Itu supaya kita tidak terlalu lama di Irak. Kita datang tepat waktu dan bermain. Kalau kita lihat lawan lalu, mereka juga datang dengan kondisi yang lelah, namun bisa mendapat hasil. Kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama. Itu adalah contoh yang baik dari lawan,” ujarnya.
Dikatakannya, ini bukanlah hal yang baru bagi Persipura. Sebab saat lolos ke babak delapan besar di Vietnam lalu, Boaz Solossa dkk juga mengalami hal yang sama.
“Bahkan lebih parah lagi. Tim kita bagi dua grup saat akan berangkat, namun kita sukses. Kita berharap meski kali ini persoalan kita datang hampir tepat waktu, namun tidak akan mempengaruhi kita. Sekarang ini momennya pengorbanan dan mengeluarkan semua kemampuan yang kita miliki karena bukan saatnya berpikir untuk hal-hal diluar teknik lagi,” tandas Jacksen F Tiago.
Sementara itu pemain belakang Persipura, Bio Paulin Pierre beberapa waktu lalu mengaku optimis Persipura bisa meraih hasil maksimal dan lolos ke babak selanjutnya.
“Saya tetap optimis kami bisa meraih hasil terbaik di kandang Arbil SC mendatang. Meski memang lagkah kami agak sedikit berat, namun bukan berarti peluang kami untuk melaju ke babak berikutnya sudah tertutup,” kata Bio Paulin.
Meski Persipura harus menang dengan agregat dua gol, 2-0, 3-1, 4-2 dan seterusnya, namun bagi Bio itu bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
“Dalam sepak bola tidak ada yang msutahil. Apapun bisa terjadi selama pertandingan belum usai,” ujarnya. (ARJUNA)
