
Kekalahan dari tim asal Irak itu sangat disesalkan oleh Jacksen F Tiago. Pelatih Persipura itu pun menuding anak asuhnya terlalu egois di depan gawang lawan, sehingga harus menerima kekalahan 1-0 tersebut.
"Saya percaya tim ini masih bisa melangkah lebih jauh. Sangat disayangkan kami gagal memanfaatkan peluang di laga tandang dan kami terlalu egois dalam memanfaatkan peluang di depan gawang. Ini yang membuat kami tersingkir," ujar Jacksen.
Persipura memang punya beberapa peluang emas yang bisa dikonversikan menjadi gol. Sayang, akibat terlalu egois, pemain Persipura gagal memanfaatkan peluang yang ada. Salah satu peluang yang seharusnya bisa dikonversikan menjadi gol terjadi pada menit ke-87.
Saat itu, striker Boaz Solossa berhasil lolos dari kawalan pemain belakang Arbil dan tinggal berhadapan dengan Kassid. Namun, lagi-lagi ketidaksabaran Boas membuat peluang emas yang didapat terbuang percuma. Bola hasil tendangan kaki kirinya masih mampu ditangkap oleh Kassid. Padahal, saat itu ada rekannya yang berdiri dalam posisi menguntungkan untuk mencetak gol.
Sementara itu, bek Ricardo Salampesy menyatakan, timnya kalah karena kualitas tim lawan memang lebih baik ketimbang mereka.
"Meski kalah, kami mendapatkan banyak hal positif dalam pertandingan ini. Itu bisa membuat kami bisa lebih siap untuk kompetisi ISL dan Liga Champions ke depan," tuturnya.
