Share |

Gabung Persebaya , Feri Ariawan Bangga


Pemain anyar Persebaya, Feri Ariawan mengaku bangga bisa bergabung dengan tim kota kelahirannya. Menurut pemain jebolan tim sepakbola Jawa Timur (Jatim) di PON XVII Kalimantan Timur 2008 ini, bergabung Persebaya adalah impiannya sejak masih remaja.

Pemain berusia 25 tahun ini memang lahir dan besar di Surabaya. Ia juga mengawali karier sepakbola amatirnya bersama salah satu tim anggota Persebaya, Sasana Bhakti (Sakti), hingga ia akhirnya terpilih menjadi satu dari empat wakil Kota Pahlawan di tim sepakbola Jatim.

Setelah sukses membawa Jatim juara PON, empat pemain binaan Persebaya dipromosikan masuk tim senior. Bersama tiga pemain lainnya, Andik Vermansyah, Rendi Irwan dan Yandri Nirahua, Feri diharapkan bisa meniti karier profesional dengan Persebaya. Sebab mereka adalah produk asli tim kebanggan Bonek itu.

Sayang, pelatih Persebaya saat itu, Freddy Muli kurang suka dengan tenaga muda. Alhasil, hanya Andik yang masuk ke tim. Itupun setelah Freddy mendapat desakan dari pengurus dan berbagai pihak yang ingin timnya dihiasi putra daerah.

Feri bersama satu PON lainnya, Hendro Siswanto akhirnya berlabuh ke Semarang bersama PSIS. Disinilah kemampuannya terasah. Semusim kemudian, kedua pemain ini berlabuh di Persiba. Bersama Beruang Madu, karier Feri makin cemerlang. Feri selalu menjadi pemain inti di tim ini.

Sayang keriernya meredup saat berseragam Persela. Lantaran dihantam cedera cukup parah, ia mulai kehilangan posisinya di lini tengah. Terlebih setelah Laskar Joko Tingkir mendapatkan Gustavo Lopez. Praktis Feri hanyano menjadi ban serep dan lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Kini si anak hilang itu telah kembali ke rumahnya, Surabaya. Feri pun selangkah lagi mengenakan jersey hijau dengan nomor punggung 31, angka yang menjadi favoritnya. Meski hingga saat ini Feri masih malu-malu untuk mengakui jika dirinya sudah deal dengan manajemen Bajul Ijo, dengan kontrak diatas satu musim tentunya.

Bergabung dengan Persebaya sekaligus mengakhiri petualangan Feri dengan tim-tim berbaju biru. Tiga tim dibela yang sebelumnya selalu memiliki warna kebesaran biru. Tak hanya itu, Feri juga mengakhiri perpisahan dengan Hendro yang memilih bergabung dengan Arema, tim yang notabene pesaing Persebaya.

"Bergabung dengan Persebaya adalah keinginan saya sejak dulu," kata Feri. Ucapan itu sekaligus gambaran bagaimana Feri nampak senang harapan masa kecilnya terwujud. Selamat datang kembali Feri![sya/kun]
Share on Google Plus

About 12paz