Share |

Arema Cukur Martapura 7-0


Tim Arema benar-benar menjadikan PS Martapura sebagai lumbung gol. Tim asal Kalimantan Selatan itu tak berdaya saat tanding ujicoba, Sabtu (17/9/2011) sore di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Kalah kelas memang. Martapura sendiri, tercatat sebagai Tim Divisi Satu Kompetisi Resmi PSSI tahun lalu. Sedang Arema, runner up Indonesia Super Leagu (ISL) musim 2010.

Sejak menit awal hingga peluit berakhir, permainan cukup bagus ditunjukkan arek-arek Singo Edan. Hal itu membuat lega pelatih Arema, Joko 'Gethuk' Susilo. "Pertandingan ini hanya untuk melihat fisik pemain. Kami belum menerapkan taktik dan strategi. Hasilnya, fisik pemain cukup bagus," ungkap Gethuk, Sabtu (17/9/2011) malam saat ditemui seusai pertandingan berakhir.

Arema membuka gol pertama dimenit 8 lewat heading striker anyar Saktiawan Sinaga. Gol bermula dari umpan tik tak pendek merapat. Hasilnya, pemain muda Arema Johan Alfarizi yang memberikan assist terciptanya gol dengan umpan tarik matang, disambut tandukan kepala mantan tukang gedor Persik Kediri. Unggul 1-0, arek-arek Singo Edan terus bermain ciamik.

Umpan satu dua yang diperagakan para pemain, mampu membuat M Elyani dan kawan-kawan pontang-panting. Arema pun menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit 12. Kali ini, giliran si anak hilang yang hijrah dari Sriwijaya FC, Palembang, Arif 'Kecheng' Suyono. Pemain bernomor punggung 14 itu sukses menggetarkan jala Martapura yang dikawal Ihsan dengan tendangan efek fantastis dari dalam kotak penalti. Solo run Arif hingga memasuki jantung pertahanan Martapura, akhirnya berbuah gol.

Martapura kembali harus mengambi bola dari gawangnya sendiri di menit 28. Saktiawan yang diklaim pelatih Arema bermain bagus, menghantarkan keunggulan arema menjadi 3-0. Bermula dari tendangan sudut dari sisi kiri gawang Martapura, Roman Chamelo yang memberikan umpan lambung sangat bagus, disambar tandukan kepala Sakti. Tanpa pengawalan berarti dari pemain belakang lawan, Sakti sukses membuat belasan ribu aremania bersorak kegirangan.

Hingga turun minum berlangsung, praktis jalannya permainan selama babak pertama dikuasai Achmad Bustomo CS. Sejumlah peluang hampir saja berbuah gol. Sayangnya, ketenangan para pemain arema saat berada didepan mulut gawang, masih harus diuji kembali. Sebaliknya, nyaris tidak ada serangan berbahaya yang diperagakan tim dari Divisi Satu tersebut.

Memasuki babak kedua, gilira Tholahu Abdul Musafri yang menjadi bintang. Musafri turut menyumbang dua gol. Sayangnya, mantan pemain Persiba itu kurang tenang dan terkesan buru-buru saat sejumlah peluang yang seharusnya berbuah gol di babak pertama, terbuang sia-sia. Musafri memperbesar kedudukan menjadi 4-0 dimenit 54. Kecepatannya dilapangan hijau, membuat sejumlah pemain lawan kocar-kacir. Solo run Musafri hingga ke kotak 16 akhirnya berbuah gol setelah mengecoh penjaga gawang PS Martapura.

Unggul 4-0, masing-masing tim silih berganti memasukkan pemain baru. Difase ini, Arif Suyono benar-benar menunjukkan kelasnya. Pemain Timnas itu menambah dua golnya dimenit 53 dan menit 64. Hatrick Arif tercipta lewat umpan-umpan daerah dari pemain tengah arema. Dengan gocekan dan kecepatan sprint yang dimiliknya, Arif pun membawa permainan tim arema dipastikan semakin yahud nantinya.

"Arif bermain sangat bagus. Fisiknya cukup oke," ucap Joko Susilo.

TA Musafri akhirnya menutup kemenangan Arema menjadi 7-0 lewat tendangan gledeknya di menit 81. Tendangan keras Musafri dari luar kotak penalti sebenarnya masih bisa ditepis penjaga gawang Martapura. Beruntung bola muntah masih bisa dikejar Musafri. Sekali sambar, bola pun melesat cepat di pojok kanan gawang tim berkostum merah-merah tersebut. [yog/but]
Share on Google Plus

About 12paz