
Ditambahkannya, pembatasan gaji ini akan terasa tidak adil bagi para pemain lokal yang memiliki kemampuan mumpuni dan punya kontribusi lebih dalam tim.
"Tentu saja saya tidak setuju kalau PSSI membatasi gaji untuk pemain. Karena biasanya gaji ditentukan dengan kualitas pemain," jelas pemain bernomor punggung 30 ini saat dihubungi wartawan, Minggu (7/8/2011).
Lebih lanjut Nova juga mengatakan, di kompetisi profesional luar negeri pun tidak ada pembatasan gaji. Kalau pun ada, lanjutnya, paling klub saja yang menentukan dengan pemainnya.
"Di luar negeri saja tidak ada pembatasan gaji. Kalaupun ada pembatasan biasanya klub yang menentukan dengan pemain," tegas mantan pemain terbaik Persebaya Surabaya ini.
Sementara PSSI sendiri beralasan menetapkan sejumlah persyaratan untuk klub-klub profesional dalam mengikuti kompetisi musim depan, di antaranya klub harus memiliki keuangan yang sehat.
PSSI mencoba memberi batasan Rp500 juta per musim dengan kontrak minimal 3 tahun. Syarat-syarat tersebut harus dipenuhi sebuah klub yang akan turun di kompetisi kasta tertinggi atau Liga Super Indonesia
