Klub Persija Jakarta berencana mempertahankan ikon tim yaitu Bambang Pamungkas guna memperkuat tim asal ibu kota itu pada musim kompetisi 2011/2012.
Ketua Umum Persija Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (10/8) mengatakan mempertahankan Bambang Pamungkas merupakan langkah awal dalam pembentukan tim sebelum turun resmi pada kompetisi profesional yang akan digulirkan 8 Oktober nanti.
"Kami ingin Bambang Pamungkas sebagai ikon tim seperti Eric Cantona di Manchester United. Yang jelas Bambang Pamungkas adalah harga mati," katanya di sela pertemuan dengan klub anggota Persija dan The Jak Mania.
Menurut dia, untuk pemain yang lain semuanya akan diserahkan pada pelatih. Hanya saja saat ini masih terganjal dengan status pelatih sebelumnya yaitu Rahmad Darmawan yang saat ini diplot menjadi pelatih timnas U-23.
Meski demikian, kata dia, Persija tetap berharap dilatih oleh pelatih yang sukses membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu menjadi juara Liga Super Indonesia itu. "Kami berharap tetap menggunakan jasa Rahmad Darmawan. Tetapi hingga saat ini belum ada keputusan," katanya menambahkan.
Ia menjelaskan, meski berharap pada pelatih asal Lampung itu pihaknya tidak bisa berharap banyak karena Rahmad Darmawan menjalani tugas negara yang harus diprioritaskan.
"Kami juga mempersiapkan beberapa pelatih alternatif. Kemungkinan besar jika tidak bisa mendapatkan Rahmad Darmawan, kami akan menggunakan pelatih asing yang reputasinya bagus," katanya menjelaskan.
Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2007-2011 itu menjelaskan, untuk mempersiapkan tim musim ini pihaknya membutuhkan dana antara Rp15 miliar-Rp20 miliar.
Dana itu saat ini sudah berada di tangan dengan komposisi 70 persen merupakan dana dari Ketua Umum Persija dan sisanya 30 persen berasal dari mitra. Mitra kerja yang berhasil digaet adalah perusahaan elektronik, operator seluler dan produk minuman.
"Kami terus berupaya mempersiapkan dana. Apalagi musim ini telah resmi tidak mendapatkan suntikan dari APBD DKI Jakarta. Kami tertantang untuk mencari dana," katanya dengan tegas. (Ant/OL-2)
Ketua Umum Persija Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (10/8) mengatakan mempertahankan Bambang Pamungkas merupakan langkah awal dalam pembentukan tim sebelum turun resmi pada kompetisi profesional yang akan digulirkan 8 Oktober nanti.
"Kami ingin Bambang Pamungkas sebagai ikon tim seperti Eric Cantona di Manchester United. Yang jelas Bambang Pamungkas adalah harga mati," katanya di sela pertemuan dengan klub anggota Persija dan The Jak Mania.
Menurut dia, untuk pemain yang lain semuanya akan diserahkan pada pelatih. Hanya saja saat ini masih terganjal dengan status pelatih sebelumnya yaitu Rahmad Darmawan yang saat ini diplot menjadi pelatih timnas U-23.
Meski demikian, kata dia, Persija tetap berharap dilatih oleh pelatih yang sukses membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu menjadi juara Liga Super Indonesia itu. "Kami berharap tetap menggunakan jasa Rahmad Darmawan. Tetapi hingga saat ini belum ada keputusan," katanya menambahkan.
Ia menjelaskan, meski berharap pada pelatih asal Lampung itu pihaknya tidak bisa berharap banyak karena Rahmad Darmawan menjalani tugas negara yang harus diprioritaskan.
"Kami juga mempersiapkan beberapa pelatih alternatif. Kemungkinan besar jika tidak bisa mendapatkan Rahmad Darmawan, kami akan menggunakan pelatih asing yang reputasinya bagus," katanya menjelaskan.
Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2007-2011 itu menjelaskan, untuk mempersiapkan tim musim ini pihaknya membutuhkan dana antara Rp15 miliar-Rp20 miliar.
Dana itu saat ini sudah berada di tangan dengan komposisi 70 persen merupakan dana dari Ketua Umum Persija dan sisanya 30 persen berasal dari mitra. Mitra kerja yang berhasil digaet adalah perusahaan elektronik, operator seluler dan produk minuman.
"Kami terus berupaya mempersiapkan dana. Apalagi musim ini telah resmi tidak mendapatkan suntikan dari APBD DKI Jakarta. Kami tertantang untuk mencari dana," katanya dengan tegas. (Ant/OL-2)
