
Masalah klasik kembali mendera tim nasional Indonesia dalam persiapannya menuju putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014. Tim 'Merah Putih' kembali sulit gelar ujicoba.
Tim nasional sebelumnya dijadwalkan tiga kali menggelar laga ujicoba sebelum partai pertama 2 Sepatember mendatang. Nama-nama seperti Malaysia, Australia, Singapura, Korea Utara dan negara-negara timur tengah.
Tapi rencana menggelar partai kontra Malaysia awal bulan Desember ini dipastikan batal setelah pihak FAM (PSSI-nya Malaysia) menarik diri tanpa alasan yang jelas, hari Rabu malam (3/8/2011).
Tidak sampai situ, Korea Utara yang sudah menyodorkan proposal ujicoba di Jakarta tampaknya juga akan gagal tampil di Jakarta karena permintaan yang memberatkan.
"Lawan Korut belum pasti. Mereka minta bayaran mahal dan fasilitas kelas satu, itu menyulitkan kami," ujar ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husein, pada wartawan.
"Tapi sampai saat ini kami terus bernegosiasi masalah fee (bayaran). Mudah-mudahan tetap bisa digelar," jelasnya.
Selain Korut, PSSI juga saat ini sedang mencari lawan dari daerah timur tengah karena memiliki karakter yang mirip dan partai itu dipastikan digelar dikandang, bukan tandang.
"Masih ada (calon) Singapura, Jordania atau Australia. Tapi yang pasti semua partai digelar disini (Indonesia) karena pelatih tidak mau buang satu hari pun untuk perjalanan, mendingan untuk latihan," tandasnya. [yob]
Tim nasional sebelumnya dijadwalkan tiga kali menggelar laga ujicoba sebelum partai pertama 2 Sepatember mendatang. Nama-nama seperti Malaysia, Australia, Singapura, Korea Utara dan negara-negara timur tengah.
Tapi rencana menggelar partai kontra Malaysia awal bulan Desember ini dipastikan batal setelah pihak FAM (PSSI-nya Malaysia) menarik diri tanpa alasan yang jelas, hari Rabu malam (3/8/2011).
Tidak sampai situ, Korea Utara yang sudah menyodorkan proposal ujicoba di Jakarta tampaknya juga akan gagal tampil di Jakarta karena permintaan yang memberatkan.
"Lawan Korut belum pasti. Mereka minta bayaran mahal dan fasilitas kelas satu, itu menyulitkan kami," ujar ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husein, pada wartawan.
"Tapi sampai saat ini kami terus bernegosiasi masalah fee (bayaran). Mudah-mudahan tetap bisa digelar," jelasnya.
Selain Korut, PSSI juga saat ini sedang mencari lawan dari daerah timur tengah karena memiliki karakter yang mirip dan partai itu dipastikan digelar dikandang, bukan tandang.
"Masih ada (calon) Singapura, Jordania atau Australia. Tapi yang pasti semua partai digelar disini (Indonesia) karena pelatih tidak mau buang satu hari pun untuk perjalanan, mendingan untuk latihan," tandasnya. [yob]
