Share |

Inilah Sepakbola ala Rusdy Bahalwan


Sosok Rusdy nampaknya menjadi jaminan utama sebuah tim untuk juara. Rusdy juga piawai menciptakþan pemain hebat, utamanya seorang gelandang. Lalu, apa rahasia Rusdy membentuk tim hebat macam Persebaya. Berikut pengakuan mantan anak didik dan asistennya.

Salah satu anak didik Rusdy ketika membawa Persebaya juara Liga Indonesia 1997, Jacksen F Tiago menuturkan, Rusdy adalah sosok pelatih yang selalu berpenampilan tenang dan percaya diri. Bapak tiga anak juga teguh dalam mempertahankan pola permainan yang menjadi andalannya. "Yakni permainan dari kaki ke kaki," ungkap Jacksen, Senin (8/8/2011).

"Selain itu dia punya sebuah istilah yang menjadi trend dalam sepakbola Jawa Timur di masanya, yaitu coming from behind. Istilah ini sangat ampuh dan buktinya di setiap team yg dimiliki Om Rusdy selalu ada seorang gelandang andal yang menonjol, seperti Carlos de Melo, Uston Nawawi, Yusuf Ekodono, Eri Irianto dan lainnya," ceritanya.

Di kalangan mantan anak didiknya, istilah coming from behind dipermudah oleh dengan istilah 'muncul'. "Yang paling terkenal ya muncul itu. Kalau sudah berteriak muncul, pemain pasti sudah tahu," kata mantan anak didiknya, Maura Helly.

Selain mempopulerkan taktik coming from behind yang mengadopsi dari strategi total football milik Timnas Belanda, Rusdy juga memainkan sepakbola sederhana. "Jangan kebanyakan giring. Dari kaki per kaki dan merapat. Sepakbola itu sederhana, itulah Rusdy," ucap mantan asisten pelatih Rusdy di Persebaya, Mustaqim. [sya/but]
Share on Google Plus

About 12paz