
Penyerang Persib Cristian Gonzales menilai tak adil aturan baru PSSI yang bakal mematok gaji pemain lokal sebesar Rp500 juta.
Pernyataan Gonzales disampaikan melalui istri sekaligus manajernya, Eva Nurida Siregar. Menurut Eva, jika gaji pemain dibatasi tanpa mempertimbangkan aspek kemampuan dan prestasi, karier profesional pemain tersebut akan sia-sia.
"Seharusnya jangan disamakan kemampuan pemain yang satu dengan yang lain. Mestinya diseimbangkan dong, antara gaji dengan kualitas pemain tersebut. Kalau seperti itu jelas tidak adil," tegas Eva, Minggu (6/8/2011).
Eva berharap PSSI mempertimbangkan ulang soal aturan pembatasan kontrak pemain Rp500 juta per musim dengan kontrak minimal 3 tahun itu. Meski diakui Eva suaminya tidak begitu mempermasalahkan soal uang. Hanya saja, jika diukur dari kontribusi dan prestasi seharusnya ada pertimbangan.
"Kalau pemain sekelas Cristian dibatasi gajinya, tentu saja tidak ada keadilan bagi kami. Seharusnya ukuran pemain dibayar itu dilihat dari kualitas dan prestasinya, itu baru adil," bebernya.
Adanya aturan baru PSSI soal pembatasan nilai gaji pemain lokal, memang mengancam Gonzales. Pasalnya pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1975 kini masuk dalam kategori pemain lokal, setelah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 21 November 2010 silam.
Saat ini pemain dengan nama lengkap Cristian gerard Alvaro Gonzales ini tercatat sebagai pemain dengan nilai kontrak termahal yang dimiliki Persib sejak tiga musim terkhir. Kontraknya mencapai Rp1,1 miliar per musim. [gin]
Pernyataan Gonzales disampaikan melalui istri sekaligus manajernya, Eva Nurida Siregar. Menurut Eva, jika gaji pemain dibatasi tanpa mempertimbangkan aspek kemampuan dan prestasi, karier profesional pemain tersebut akan sia-sia.
"Seharusnya jangan disamakan kemampuan pemain yang satu dengan yang lain. Mestinya diseimbangkan dong, antara gaji dengan kualitas pemain tersebut. Kalau seperti itu jelas tidak adil," tegas Eva, Minggu (6/8/2011).
Eva berharap PSSI mempertimbangkan ulang soal aturan pembatasan kontrak pemain Rp500 juta per musim dengan kontrak minimal 3 tahun itu. Meski diakui Eva suaminya tidak begitu mempermasalahkan soal uang. Hanya saja, jika diukur dari kontribusi dan prestasi seharusnya ada pertimbangan.
"Kalau pemain sekelas Cristian dibatasi gajinya, tentu saja tidak ada keadilan bagi kami. Seharusnya ukuran pemain dibayar itu dilihat dari kualitas dan prestasinya, itu baru adil," bebernya.
Adanya aturan baru PSSI soal pembatasan nilai gaji pemain lokal, memang mengancam Gonzales. Pasalnya pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1975 kini masuk dalam kategori pemain lokal, setelah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 21 November 2010 silam.
Saat ini pemain dengan nama lengkap Cristian gerard Alvaro Gonzales ini tercatat sebagai pemain dengan nilai kontrak termahal yang dimiliki Persib sejak tiga musim terkhir. Kontraknya mencapai Rp1,1 miliar per musim. [gin]
