
Besok saya akan menggelar rapat kecil dengan para pemain dan pelatih,” kata Manajer Persik Sunardi kemarin (31/5). Salah satu yang membuat kontrak para pemain akan mulai dihentikan hari ini karena hari ini sudah pergantian bulan. Sekarang sudah masuk 1 Juni. Jika para pemain tetap beraktivitas latihan dan latihan maka otomatis pada bulan selanjutnya Persik masih harus membayar gaji mereka. Padahal sudah tidak ada agenda pertandingan yang dijalani tim juara Liga Indonesia dua kali tersebut.’’ Secepatnya kami bereskan masalahnya,” kata Sunardi.
Dia mengaku belum bisa memastikan 100 persen soal keputusan revisi tersebut karena harus membahasnya dengan Ketua Umum Persik Samsul Ashar. Termasuk membahas masalah besarnya kompensasi atas revisi tersebut hingga masalah sampai kapan para pemain akan tetap dikontrak. Benar-benar sampai hari ini atau masih beberapa bulan lagi. Namun sayang, sampai dengan kemarin Sunardi mengaku belum bisa menggelar rapat dengan wali Kota Kediri tersebut. ’’Pak Wali masih sibuk sekali dan tidak ada di Kediri,” katanya. Menurut dia, pengganti H.A. Maschut sebagai ketua umum Macan Putih tersebut masih berada di luar pulau.
’’Pak Wali ke Aceh, lalu ke Kalimantan. Saya belum bisa bertemu untuk membahas masalah ini,” tandasnya. Seperti diberitakan, revisi kontrak para pemain harus segera dilakukan oleh Persik agar tidak melakukan pemborosan. Sebab, saat ini Persik sudah tidak punya jadwal pertandingan. Sedangkan durasi kontrak para pemain masih sisa setengah tahun. Yakni sampai dengan Oktober mendatang. Jika durasi kontrak tersebut tidak direvisi, Persik harus tetap membayar gaji pemain yang jumlah totalnya mencapai Rp 400 juta per bulan. Apalagi saat ini Macan Putih sudah kritis. Mereka sudah menunggak pembayaran gaji. Sejak Maret lalu gaji hanya dibayar separo saja. (jie/jpnn/ko)
