Share |

Persiba Bantul vs Psms : Mencari Gol Kemenangan


Esensi dari permainan Sepakbola adalah terciptanya gol. Namun, di Babak 8 Besar liga Ti-Phone, gol bagi Persiba bagaikan ‘mencari jarum ditumpukan jerami’. Agak kontradiktif dengan pencapaian 52 gol di babak penyisihan. Ketajaman Fortune Udo cs, menjadi mandeg di Stadion Madya Aji Imbut. Padahal tak kurang peluang emas, atau bahkan peluang berlian, kerap menghampiri para Striker.
“Itulah Sepakbola, Kami tinggal butuh keberuntungan. Lihat bagaimana anak-anak sudah mati-matian berjuang mencetak gol,” ungkap Sajuri. Dan besok, tim berjuluk ‘Ayam Kinantan’ bakal menjadi pertaruhan terakhir Skuad Laskar Sultan Agung. Mampukah Ezequiel Gonzales, Fortune Udo, Ugiek Sugiyanto atau malah Slamet Nurcahyo, bisa memjebol gawang M Syahbani, Kiper PSMS Medan yang sudah kemasukan 4 gol ?.

Kembalikan mental pemain
Pasca hasil nirgol melawan PSAP, grafik mental Wahyu Wijiastanto dkk, memang sedikit menurun. Padahal hal lebih buruk, juga dialami anak asuh Suharto. 1 kali seri plus 1 kali kalah, membuat klub paling tersohor se-Sumatera ini, peluangnya paling minim. Up Grade moral menjelang partai ‘hidup Mati’ versus PSMS, sangat dibutuhkan. Menurut Sajuri, Selasa (17/5), Manajemen mendatangkan langsung Psikolog dari UGM, guna memompa semangat dan motivasi Ezequiel cs. “Saya berharap, kepercayaan diri anak-anak, pulih secepatnya,” Imbuhnya.
Tak ada rotasi pemain
Walau skema andalan 3-4-1-2 , belum membukukan gol, tak ada isyarat dari penerus Eduard Tjong ini, untuk melakukan ubahan susunan pemain. “Itu formasi terbaik kita sekarang, tinggal pembenahan Finishing saja. Terlebih tidak ada pemain yang cidera mupun terkena Akumulasi Kartu,” terang Sajuri, saat mengisi acara Bola Bali Bola di Bantul Radio, Senin (16/5) malam. Menurutnya, kinerja Gelandang harus berani menguasai bola, lebih variatif dan lebih bersabar dalam mengumpan. “PSMS Saya lihat juga tidak Istimewa. Beda 2 Tahun yang lalu. Mereka cenderung mengandalkan permainan keras serta serangan balik,” ucap Sajuri kala ditanya mengenai kekuatan calon lawan yang akan dihadapi, Rabu (18/50 di Stadion Segiri Samarinda.

2 hari waktu jeda, dipergunakan seluruh pemain untuk merecovery stamina. “Kami tak ingin menurun intensitas serangan dibabak kedua, makanya 2 hari ini total untuk istirahat,” imbuh pelatih kelahiran Desember 1967 silam. Terkait Kartu Kuning yang diterima Bruno Casmir, Arwin, serta SNC, dirinya minta ketiganya tidak usah terlalu memikirkan. “Pokoknya main seperti biasa, jangan kepikiran. Nanti kalau kepikiran malah tidak lepas mainnya,” tandas Sajuri.
Pertandingan terakhir Grup B Babak 8 Besar Divisi Utama, akan digelar bersamaan, hari Rabu (18/5) mulai jam 15.30 WIB. Di Stadion Madya Aji Imbut, tuan rumah Mitra Kukar akan menjamu PSAP Sigli Live ANTV. Sedang Persiba Bantul kontra PSMS, berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda.
Share on Google Plus

About 12paz