Share |

Persiba Bantul vs Persiraja : Sempurnakan Penampilan Gemilang


Setelah misi utama tercapai, yakni lolos ISL, kini Persiba Bantul berkesempatan menyempurnakan pencapaian fantastisnya, dengan merengkuh juara Divisi Utama 2010-2011. Masuk ke Final Liga Ti-Phone musim ini sudah merupakan anugrah, dan bakal menorehkan sejarah apabila sanggup menjadi yang terbaik. Seperti ditegaskan sang pencetak Tri Gol ke gawang Persidafon, Ugiek Sugiyanto, Selasa (24/5). “Sudah kepalang basah masuk final, maka Persiba harus juara,” ucapnya penuh semangat.
Trophy terakhir yang dikoleksi skuad Laskar Sultan Agung adalah Juara Bupati Cilacap Cup 2010. Apabila hari Rabu (25/5) di Stadion Manahan Solo, Wahyu Wijiastanto dkk bisa meraih predikat Jawara, tentu sejarah besar kembali ditorehkan buat klub yang berdiri 21 September 1967 silam. Ditambah dukungan suporter fanatiknya, Paserbumi, yang bakal Ngluruk ke Manahan untuk kali kedua, rasanya tidak ada yang tidak mungkin.

Bahkan, kesebelasan kebanggaan masyarakat Bantul ini, berpeluang menyapu bersih gelar personal dari PT Liga Indonesia. Kans terbesar tentu pada gelar Top Scorer. Fortune Udo yang kini mengoleksi 34 gol, amat musykil terkejar Franco Hita, Mitra Kukar. Setidaknya, Sepatu Emas (Golden Boot) akan diterima Striker kelahiran Nigeria itu. Dijajaran nominasi pemain terbaik, Ezequiel Gonzales harus bersaing ketat dengan Kapten Persiraja, Abdul Musawir. “Pemain dari Finalis yang akan kami pilih sebagai pemain terbaik,” terang Yopie Lepel, ketua tim HPG-TSG, seperti dikutip dari koran Top Skor.

Siap mainkan Slamet Widodo dan M ‘Bagong’ Ansyori
Meski harus kehilangan 2 pilar belakang, Ahmad Taufik (suspend) serta Anwarudin (cidera), Sajuri Syahid tidak terlalu khawatir. Dirinya telah menyiapkan Slamet Widodo dan M Ansyori, di posisi Centre Back serta Wing Back. “Keduanya malah sudah tampil saat melawan Persidafon. Kualitasnya juga sepadan, jadi tak terlalu merisaukan,” ujar pelatih yang kini terkenal dengan Saltonya tersebut. Susunan Starting Eleven di sektor tengah hingga depan tidak mengalami ubahan. Poros Ezze-Udo dibantu Busari, Slamet Nurcahyo, Ugiek dan Arwin, tetap menjadi andalan melawan tim berjuluk Laskar Rencong.
Sajuri meminta anak asuhnya bermain taktis dengan 1-2 sentuhan khas Persiba. Pelatih pemegang Lisensi B Nasional itu juga mewanti-wanti Arwin dkk, tidak berlama-lama menahan bola. “Sekarang sudah tidak ada beban, jadi Saya harap anak-anak menikmati pertandingan. Bermain sabar dan tenang sesuai instruksi, Insyaallah bisa juara,” tambahnya. Walau baru akan sekali bertemu Persiraja, Sajuri menilai permainan anak asuh Heri Kiswanto tidak terlalu istimewa. “Satu hal yang menjadi catatan khusus Saya, adalah kekompakan dan mentalitas Persiraja,” aku Sajuri. Beruntung, Bomber andalan Christian Bekatal, tidak bisa turun akibat Akumulasi Kartu. Hanya saja, Wahyu Wijiastanto dkk, tetap mewaspadai penyerang lokal Fahrizal (27) serta Nanda (17).

Pemkab Bantul, tambah keamanan buat Suporter
Adanya aksi Vandalisme dan tindakan tidak terpuji dari segelintir manusia yang menganut Fanatisme dangkal, berupa pelemparan batu ke bis serta pembacokan, kepada pendukung Persiba, mendapat tanggapan serius dari Bupati Bantul, Hj Ida Idham Samawi. Dirinya berjanji bakal menambahkan tingkat pengamanan dibanding hari Minggu (22/5) kemarin. “Saya sudah meminta Muspika dan pihak Polres Bantul, agar ditambah lagi personelnya di lapangan, terutama pada titik-titik rawan. Saya tidak ingin ada korban lagi,” kata Bu Idham . Sangat disayangkan, apabila kejadian konyol tersebut kembali terulang, bahkan pihak DPP Paserbumi akan meminta pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa kemarin.

Share on Google Plus

About 12paz