Share |

Persiba bantul Buru Pelengkap Sejarah


Sejarah baru sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tercipta saat Persiba Bantul memastikan promosi ke Indonesia Super League (ISL). Tapi,Persiba tak akan berhenti berjuang.


Klub berjuluk Laskar Sultan Agung ini pun ingin memburu sejarah lain sebagai kampiun Divisi Utama Liga Ti-Phone 2010/2011.Momen itu sudah di depan mata saat Persiba menantang Persiraja Banda Aceh di final,besok. Jika berhasil menaklukkan pasukan Herry Kiswanto,Persiba bakal menjadi tim promosi dengan status jawara Divisi Utama.

Melihat perjalanan kedua tim hingga partai puncak,baik Persiba maupun Persiraja memiliki kans yang sama. Persiba lolos untuk ketiga kali di babak 8 besar setelah memantapkan posisi sebagai runner-up Grup II pada kompetisi reguler.Saat perburuan tiket semifinal,Wahyu Tanto dkk relatif tak mencetak hasil istimewa. Dari tiga laga,mereka tak pernah sekali pun meraih kemenangan.

Melawan Mitra Kukar,PSAP Sigli,dan PSMS Medan,semua berakhir seri.Namun,hasil seri 3-3 kontra PSMS pada laga pamungkas babak 8 besar membuat mereka melaju ke semifinal. Di semifinal,Persiba menang 5-2 atas Persidafon Dafonsoro. Persiraja juga bukan tim biasa.

Klub berjuluk Laskar Rencong ini lolos ke babak 8 besar sebagai jawara Grup I.Dari tiga laga,Persiraja mengemas satu kali kemenangan,satu seri,dan satu kekalahan pada perebutan tiket ke 4 besar. Seperti halnya Persiba,Persiraja menunjukkan kelasnya di Stadion Manahan, Solo,pada semifinal.Fahriza Dillah dkk melenggang ke final setelah mengalahkan tim bertabur bintang Mitra Kukar 1-0.

”Kami sudah memastikan lolos ISL. Berikutnya,kami ingin memastikan sebagai yang terbaik.Kebetulan,lemari di mes Persiba baru diisi trofi Bupati Cilacap Cup.Kami ingin melengkapinya dengan trofi yang jauh lebih bergengsi, yaitu trofi Divisi Utama,”kata Briyanto, Wakil Manajer Persiba. ● sodik
Share on Google Plus

About 12paz