
Ketua Umum Persiraja, Mawardy Nurdin langsung merespon keberhasilan Fahrizal Dillah dkk menuju semifinal Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011 dengan memberi bonus Rp 100 Juta kepada pemain. Pemberian bonus tersebut disampaikan Walikota Banda Aceh di ruang ganti pemain Laskar Rencong usai menahan imbang Persidafon Dafonsoro dengan skor 1-1 dalam pertandingan ketiga babak delapan besar di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Selasa (17/5) petang. Para pemain pun langsung mengangkat beramai-ramai Mawardy setelah menyampaikan informasi pemberian bonus.
Menurut Mawardy, pemberian bonus ini sebagai penghargaan atas perjuangan keras para pemain untuk mengangkat nama Aceh ditingkat nasional melalui sepakbola. Karena para pemain yang datang dari ujung barat ke ujung timur mampu menunjukkan prestasi yang baik dengan memastikan Persiraja bisa lolos ke babak empat besar. “Kita berharap para pemain lebih termotivasi lagi untuk bisa meraih hasil yang lebih baik di babak empat besar nanti. Karena besar harapan masyarakat Aceh supaya Persiraja bisa lolos ke Liga Super,” ujar Mawardy.
Manajer Persiraja Adly Tjalok mengatakan, pihaknya tahu bahwa masyarakat Aceh sangat gembira dan bangga dengan hasil yang diraih oleh Laskar Rencong ini. Melalui kemenangan ini sangat besar harapan supaya kebanggaan dan kejayaan sepakbola Aceh bisa bangkit kembali.
Bahkan pihaknya sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Aceh dengan ikut menonton di televisi selama ini. “Saya bahkan sempat menangis setelah pertandingan berakhir dan Persiraja lolos ke semifinal. Perjuangan masih panjang dan mudah-mudahan Persiraja bisa menjadi juara Divisi Utama dan lolos ke Liga Super,” ujar Adly Tjalok.
