
Mitra Kukar berhasil lolos ke Liga Super Indonesia musim depan setelah berhasil mengalahkan Persidafon Dafonsoro dalam perebutan peringkat ketiga Divisi Utama di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu, 25 Mei 2011 sore. Mitra Kukar menang 2-1 atas Persidafon. Gol Mitra Kukar dicetak Rully Padengke di menit ke-2 dan Franco Hita menit ke-69. Gol balasan Persidafon dicetak Ernest Jeremiah pada menit 44. Gol cepat Rully tercipta setelah salah seorang pemain belakang Persidafon melakukan blunder. Bola backpass Marcelo Cirelli berhasil dicuri Rully dan dimanfaatkan menjadi gol. Setelah gol Rully, kedua tim saling bertukar serangan. Persidafon hampir menyamakan kedudukan ketika tendangan keras Harianto di menit 18 menghunjam gawang Mitra Kukar. Namun, kiper Amin Sarifudin sigap menangkap bola. Menit 37, Franco Hita mendapat kesempatan emas tatkala tendangan lambungnya mengarah ke gawang Persidafon yang ditinggal kiper Selsius Gebse. Sayang, Selsius masih sempat menepis bola, sehingga gawangnya selamat. Persidafon berhasil menyamakan skor di menit 44 lewat tendangan penalti. Penalti diberikan wasit Mulyadi setelah salah seorang pemain Mitra Kukar menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Ernest Jeremiah dengan tenang mengeksekusi penalti dan membuat skor sama kuat 1-1 hingga babak pertama usai. Babak kedua tidak banyak serangan tercipta. Bola lebih banyak di tengah lapangan. Serangan kedua tim juga sering kandas di lini pertahanan. Namun, Mitra Kukar berhasil memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persidafon, tatkala umpan sodoran Mbom Julien dimanfaatkan Franco Hita menjadi gol di menit ke-69. Bola yang ditendang mendatar tidak mampu diamankan Selsius. Pelatih Mitra Kukar Benny Dolo mengatakan pertandingan tersebut sebagai partai yang sulit. "Ini partai penentuan karena menentukan otomatis lolos atau harus melalui partai playoff," ujarnya dalam jumpa wartawan usai pertandingan, Rabu, 25 Mei 2011 sore. Dia menyebut kunci kemenangan timnya di sisi mental pemain. Pemain bersemangat bermain sepanjang pertandingan. Sementara itu, pelatih Persidafon Agus Yuwono mengakui kekalahannya. Dia mengatakan para pemain sudah berjuang sekuat tenaga. "Jika akhirnya kalah, itu kesalahan saya," katanya. Dia mengaku belum ingin memikirkan partai playoff menghadapi peringkat 15 Liga Super untuk memperebutkan tiket terakhir. Dia masih ingin menenangkan diri karena kekalahan dari Mitra Kukar cukup menyesakkan. UKKY PRIMARTANTYO
