
Perjuangan berat Arema FC di Liga Champions Asia (LCA) 2011 dimulai sore ini. Klub berjuluk Singo Edan itu pun harus menghadapi tantangan superberat pada laga pertama Grup G. Noh Alam Shah dkk bertarung di kandang wakil Jepang Cerezo Osaka.
Menuju pertandingan di Stadion Nagai tak banyak sasaran yang ingin dicatat Arema. Jawara Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 ini menyadari peluang mereka pada pertarungan ini boleh dibilang tak besar. Dari kualitas pemain hingga pendanaan, kekuatan Cerezo sangat jauh di atas Arema. Miroslav Janu pun memimpin anak asuhnya dengan semangat yang realistis.
Tapi,arsitek asal Republik Ceko ini tetap punya strategi untuk membendung permainan tuan rumah. Dua hal yang jadi fokus utama Miro, sapaan Janu,pada pertarungan ini.Pertama, memperkuat pertahanan dengan persiapan yang cukup matang sebelum terbang ke Negeri Sakura. Meski enggan mengungkap secara detail soal strategi bertahan Miro,Asisten Pelatih Tony Ho mengatakan hal ini menjadi salah satu fokus tim agar Arema tak banyak kebobolan.
Peran kuarter bertahan Arema yang diisi Zulkifli dan Benny Wahyudi di bek kanan serta kiri harus maksimal membantu kinerja dobel defender Purwaka Yudhi dan Leonard Tupamahu.Waluyo juga bisa dimaksimalkan jika salah satu bek tengah Arema tak berfungsi dengan baik. ”Kami jangan sampai kebobolan dengan gol banyak saat laga tandang.Sebab,agregat gol akan memengaruhi perjuangan kami.
Kami harus siap kerja keras mengamankan lini belakang,”ujar Tony dikutip situs ongisnade.net. Lantas selain bertahan,apa fokus taktik kedua Arema di kandang lawan? Jawabannya terkait kemungkinan skema yang akan dimainkan Miro. Pola 4-5-1 yang kemungkinan akan diusung skuad Singo Edantentu memaksimalkan counterattack. Agar pola serangan balik optimal, barisan gelandang wajib melakukan set piece dengan baik.
Pemain seperti Ahmad Bustomi dan Esteban Guillen diharapkan mampu memberikan servis kepada winger Arema yang kemungkinan diisi M Ridhuan, Toloahu Abdul Musafri,atau Ahmad Amiruddin. Servis itu diharapkan mampu dimaksimalkan para pemain lini kedua. Sebab,tugas Alam Shah sebagai penyerang tunggal bukan hanya jadi target man. Bomber berpengalaman asal Singapura ini harus mampu jadi destroyeratau perusak perhatian pemain bertahan Cerezo yang digalang Masaki Cugho dkk.
Sebelum menjalani laga tak mudah ini Ridhuan,yang juga berasal dari Singapura, memiliki tekad besar.Pemain sayap yang cukup produktif selama membela skuad Singo Edanini siap menghadapi kerasnya laga di kandang Cerezo. ”Kami harus bermain sebaik mungkin. Jika seluruh pemain di tim ini tampil maksimal,tak menutup kemungkinan kami meraih poin di penyisihan grup,termasuk saat kami main di Jepang.
Saya sadar lawan punya kualitas,tapi kami juga memilikinya,”tandas Ridhuan. Kekuatan Arema dengan Cerezo memang timpang.Sejak 2007,Cerezo dilatih pria asal Brasil bernama Levir Culpi. ”Kami bermain normal saja.Persiapan kami bagus dan kemenangan pertama di laga level Asia adalah target yang harus diraih Cerezo,”tandas Culpi kepada globoesporte. ● estu santoso
Menuju pertandingan di Stadion Nagai tak banyak sasaran yang ingin dicatat Arema. Jawara Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 ini menyadari peluang mereka pada pertarungan ini boleh dibilang tak besar. Dari kualitas pemain hingga pendanaan, kekuatan Cerezo sangat jauh di atas Arema. Miroslav Janu pun memimpin anak asuhnya dengan semangat yang realistis.
Tapi,arsitek asal Republik Ceko ini tetap punya strategi untuk membendung permainan tuan rumah. Dua hal yang jadi fokus utama Miro, sapaan Janu,pada pertarungan ini.Pertama, memperkuat pertahanan dengan persiapan yang cukup matang sebelum terbang ke Negeri Sakura. Meski enggan mengungkap secara detail soal strategi bertahan Miro,Asisten Pelatih Tony Ho mengatakan hal ini menjadi salah satu fokus tim agar Arema tak banyak kebobolan.
Peran kuarter bertahan Arema yang diisi Zulkifli dan Benny Wahyudi di bek kanan serta kiri harus maksimal membantu kinerja dobel defender Purwaka Yudhi dan Leonard Tupamahu.Waluyo juga bisa dimaksimalkan jika salah satu bek tengah Arema tak berfungsi dengan baik. ”Kami jangan sampai kebobolan dengan gol banyak saat laga tandang.Sebab,agregat gol akan memengaruhi perjuangan kami.
Kami harus siap kerja keras mengamankan lini belakang,”ujar Tony dikutip situs ongisnade.net. Lantas selain bertahan,apa fokus taktik kedua Arema di kandang lawan? Jawabannya terkait kemungkinan skema yang akan dimainkan Miro. Pola 4-5-1 yang kemungkinan akan diusung skuad Singo Edantentu memaksimalkan counterattack. Agar pola serangan balik optimal, barisan gelandang wajib melakukan set piece dengan baik.
Pemain seperti Ahmad Bustomi dan Esteban Guillen diharapkan mampu memberikan servis kepada winger Arema yang kemungkinan diisi M Ridhuan, Toloahu Abdul Musafri,atau Ahmad Amiruddin. Servis itu diharapkan mampu dimaksimalkan para pemain lini kedua. Sebab,tugas Alam Shah sebagai penyerang tunggal bukan hanya jadi target man. Bomber berpengalaman asal Singapura ini harus mampu jadi destroyeratau perusak perhatian pemain bertahan Cerezo yang digalang Masaki Cugho dkk.
Sebelum menjalani laga tak mudah ini Ridhuan,yang juga berasal dari Singapura, memiliki tekad besar.Pemain sayap yang cukup produktif selama membela skuad Singo Edanini siap menghadapi kerasnya laga di kandang Cerezo. ”Kami harus bermain sebaik mungkin. Jika seluruh pemain di tim ini tampil maksimal,tak menutup kemungkinan kami meraih poin di penyisihan grup,termasuk saat kami main di Jepang.
Saya sadar lawan punya kualitas,tapi kami juga memilikinya,”tandas Ridhuan. Kekuatan Arema dengan Cerezo memang timpang.Sejak 2007,Cerezo dilatih pria asal Brasil bernama Levir Culpi. ”Kami bermain normal saja.Persiapan kami bagus dan kemenangan pertama di laga level Asia adalah target yang harus diraih Cerezo,”tandas Culpi kepada globoesporte. ● estu santoso
