
Ketua panitia pelaksana pertandingan Persisam Samarinda vs Deltras Sidoarjo Tommy Ermanto melaporkan pemain Marcio Souza ke polisi. Tommy mengalami luka memar di matanya akibat dianiaya pemain Deltras itu.
Keributan yang mewarnai laga antara tim Elang Borneo kontra The Lobster berbuntut panjang. Pemain Deltras Marcio Souza dilaporkan ke polisi akibat penganiayaan.
"Ya,saya laporkan Marcio ke Polresta Samarinda," kata Tommy ketika dihubungi melalui sambungan telepon,Kamis (3/2/2011) malam.
Tommy Ermanto yang juga ketua kelompok suporter Pusamania itu mendatangi Mario Souza di sekitar bench mark, kemudian terlibat kericuhan. Marico melempar Tommy dengan botol mineral. Kontan aksi pemain asal Brasil itu mengundang reaksi keras dari penonton dan panitia pertandingan yang langsung mendatangi tempat duduk Deltras.
"Ya saya memar karena dipukul (Marcio Souza)," ujar Tommy.
Untuk memperkuat laporannya ke kepolisian, Tommy mengatakan telah akan membawa hasil visum medis berdasarkan hasil pemeriksaan di bagian matanya. "Ya ini visum untuk di Polres," tambah dia.
Ditemui secara terpisah,General Manager Persisam Putra Harbiansyah Hanafiah membenarkan pelaporan Tommy ke kepolisian akibat penganiayaan yang dilakukan Marcio Souza.
"Ya, saya bilang ke Tommy, daripada balas-membalas, sebaiknya laporkan ke polisi dan nanti (Marcio) bisa dipanggil," ujar Harbiansyah.
sedikitnya tujuh kali Marcio Souza melayangkan protes di tengah lapangan,terhadap Wasit Jerry Elly yang memimpin laga timnya melawan tuan rumah Persisam.
Menanggapi itu,offisial Deltras Sidoarjo Dedi Siswanto tidak membantah. Menurutnya, manajemen klub juga mengakui sifat tempramental yang dimiliki Marcio Souza. "Padahal sudah kita briefing. Tidak hanya kepada Marcio,semua pemain sudah kita minta untuk menjaga emosi," ujar Dedi.
( nar / roz )
