
Meski menganggap posisi tim nasional Indonesia untuk melangkah ke final Piala AFF 2010 belum aman usai menang 1-0 di laga pertama, pelatih Alfred Riedl mengaku tekanan akan ada di Filipina.
"Kemenangan 1-0 memang belum menjamin apapun bagi kami. Namun saya pikir justru Filipina yang tertekan dalam pertandingan besok karena mereka kalah 0-1 di leg pertama," kata Riedl, Jumat, 17 Desember 2010.
Indonesia harus kerja keras saat bertemu Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (16/12). Pertahanan yang kokoh dan serangan yang rapi cukup merepotkan pemain-pemain Indonesia.
Beruntung pada menit ke-31, Christian 'El Loco' Gonzales mampu menjebol gawang Filipina. Keunggulan ini bertahan hingga laga usai meski Filipina beberapa kali berhasil mengancam gawang Indonesia.
"Di awal laga kami bermain begitu agresif dan berhasil menciptakan beberapa peluang. Namun, kami tak mau ambil resiko saat kami sudah unggul 1-0 meski kami punya dua peluang setelah itu," kata Riedl.
"Dalam pertandingan besok, kami juga tidak akan mau ambil resiko. Namun kami juga tidak akan bermain bertahan. Kami akan tetap tampil menyerang dan berusaha mencetak gol ke gawang lawan," bebernya.
Riedl kembali menegaskan, bahwa laga lawan Filipina cukup berat bagi timnya. Pasalnya The Azkals tampil dengan pemain dengan postur tubuh yang jauh lebih besar dari para pemain yang dimilikinya.
"Postur tubuh para pemain Filipina adalah postur tubuh Eropa. Mereka lebih besar dari pemain kami. Karena itu, leg kedua nanti akan tetap menjadi partai yang berat bagi tim kami," tandasnya.
