
Petugas harus mengamankan Franky Daniel (29) dari amukan massa. Franky diduga telah menjual tiket palsu pertandingan semifinal Piala AFF 2010 antara Indonesia dan Filipina.
Abu, petugas patroli yang mengamankan Franky menceritakan, saat itu Franky ketahuan mengeluarkan selembar tiket dari tasnya. Selain itu, Franky juga mengeluarkan bungkusan dari dalam tasnya.
Hal itu mengundang perhatian dari masyarakat yang sedang mengantre tiket di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu 15 Desember 2010. Sebab, seperti diketahui saat ini tiket hanya dapat diraih jika menukarkan kuitansi pembelian.
Melihat hal tersebut, Abu langsung membawa Franky ke pos keamanan. Abu juga menyita bungkusan yang diduga berisi tiket itu.
Saat ditemui di posko keamanan Stadion Gelora Bung Karno, Franky membantah akan menjual tiket palsu. Menurutnya, tiket yang diperoleh sebagai bonus saat membeli motor di dealer Suzuki Ciledug. "Tiket ini bonus dari beli motor," kata Franky.
Mengenai bungkusan yang dipegangnya, Franky mengaku itu hanya dokumen pembelian motor Suzuki.
Sementara, pihak Suzuki membenarkan pihaknya mengeluarkan tiket semifinal antara Indonesia melawan Filipina. "Benar kita menyediakan 100 tiket bagi pembeli sepeda motor poduk kita. Bentuk fisiknya berupa tiket," ujar Sanny, sales Suzuki Motor.
Menurut Sanny, tiket yang diberikan kepada pelanggannya itu untuk semifinal tanggal 16-19 Desember 2010. "Untuk tanggal 16 kita memberikan tiket VIP Barat pintu 12. Tapi yang tanggal 19 saya lupa," katanya. Tapi mengenai tiket yang dipegang Franky, Sanny tidak dapat memastikan asli atau palsu. Untuk memastikan kebenaran keterangannya, Franky saat ini, Franky dibawa ke Polsek.
Abu, petugas patroli yang mengamankan Franky menceritakan, saat itu Franky ketahuan mengeluarkan selembar tiket dari tasnya. Selain itu, Franky juga mengeluarkan bungkusan dari dalam tasnya.
Hal itu mengundang perhatian dari masyarakat yang sedang mengantre tiket di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu 15 Desember 2010. Sebab, seperti diketahui saat ini tiket hanya dapat diraih jika menukarkan kuitansi pembelian.
Melihat hal tersebut, Abu langsung membawa Franky ke pos keamanan. Abu juga menyita bungkusan yang diduga berisi tiket itu.
Saat ditemui di posko keamanan Stadion Gelora Bung Karno, Franky membantah akan menjual tiket palsu. Menurutnya, tiket yang diperoleh sebagai bonus saat membeli motor di dealer Suzuki Ciledug. "Tiket ini bonus dari beli motor," kata Franky.
Mengenai bungkusan yang dipegangnya, Franky mengaku itu hanya dokumen pembelian motor Suzuki.
Sementara, pihak Suzuki membenarkan pihaknya mengeluarkan tiket semifinal antara Indonesia melawan Filipina. "Benar kita menyediakan 100 tiket bagi pembeli sepeda motor poduk kita. Bentuk fisiknya berupa tiket," ujar Sanny, sales Suzuki Motor.
Menurut Sanny, tiket yang diberikan kepada pelanggannya itu untuk semifinal tanggal 16-19 Desember 2010. "Untuk tanggal 16 kita memberikan tiket VIP Barat pintu 12. Tapi yang tanggal 19 saya lupa," katanya. Tapi mengenai tiket yang dipegang Franky, Sanny tidak dapat memastikan asli atau palsu. Untuk memastikan kebenaran keterangannya, Franky saat ini, Franky dibawa ke Polsek.
