
Gemuruh suporter Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat pelatih Filipina, Simon McMenemy kesulitan memberikan instruksi kepada para pemainnya.
Ya, teriakan sekitar 88.000 penonton di SUGBK benar-benar membuat suasana sangat bising. Tentu, bukan hanya pemain yang terganggu. Tapi, juga para pemain yang mendapatkan instruksi dari para pelatih.
"Anda dengar, suara saya hampir habis. Karena saya selalu meneriaki para pemain, tapi mereka sering tak dengar. Itu jadi gangguan buat tim kami," kata Simon dalam jumpa pers seusai laga.
Filipina harus mengakui keunggulan Indonesia 0-1 dalam leg 1 semifinal Piala AFF 2010. Tapi, tampaknya pelatih Filipina tak menjadikan gemuruhnya fans Indonesia sebagai kambing hitam.
"Kami bisa tampil bagus meski kalah. Kami juga bisa menyerang. Hanya kesalahan kecil yang membuat kami kalah," lanjut Simon.
Ya, kemenangan 1-0 Indonesia ini memang belum mengamankan tiket ke final. Masih ada leg 2 yang akan dipentaskan di tempat yang sama, Minggu 19 Desember 2010.
Ya, teriakan sekitar 88.000 penonton di SUGBK benar-benar membuat suasana sangat bising. Tentu, bukan hanya pemain yang terganggu. Tapi, juga para pemain yang mendapatkan instruksi dari para pelatih.
"Anda dengar, suara saya hampir habis. Karena saya selalu meneriaki para pemain, tapi mereka sering tak dengar. Itu jadi gangguan buat tim kami," kata Simon dalam jumpa pers seusai laga.
Filipina harus mengakui keunggulan Indonesia 0-1 dalam leg 1 semifinal Piala AFF 2010. Tapi, tampaknya pelatih Filipina tak menjadikan gemuruhnya fans Indonesia sebagai kambing hitam.
"Kami bisa tampil bagus meski kalah. Kami juga bisa menyerang. Hanya kesalahan kecil yang membuat kami kalah," lanjut Simon.
Ya, kemenangan 1-0 Indonesia ini memang belum mengamankan tiket ke final. Masih ada leg 2 yang akan dipentaskan di tempat yang sama, Minggu 19 Desember 2010.
