
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan menonton langsung laga semifinal pertama Piala AFF Suzuki antara Indonesia melawan Filipina. Istana sudah memesan 400 kursi kelas VVIP (Very Very Important Person).
"Pesanan memang benar sebesar itu, tapi kami tidak tahu itu dilaksanakan atau tidak," kata Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes dalam perbincangan, Kamis 16 Desember 2010.
Menurut pria yang akrab disapa Kang Nug ini, Istana memang memesan 400 kursi kelas VVIP. Nug menegaskan bahwa Istana membayar seperti biasa, bukan meminta jatah tiket. "Yang pasti ini bayar. Bukan minta gratis," ujar dia.
Jumlah kursi VVIP sendiri sebanyak 400 kursi. Bagi mereka yang sudah memesan kelas VVIP sebelum kepastian kehadiran SBY, tidak akan diganggu gugat.
"Tetapi saat kami mendapat kabar kepastian Presiden hadir, penjualan kelas VVIP kami stop," kata Nug. Penghentian penjualan kelas VVIP itu dikarenakan posisi kursi kelas nomor wahid itu tepat berada di atas kursi Presiden.
Rencananya, selain SBY sejumlah pejabat negara dari mulai menteri, DPR, DPD, juga turut hadir. Mereka yang akan hadir antara lain Menpora Andi Mallarangeng, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Number, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Panglima TNI, Kapolri, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Ketua DPD Irman Gusman.
"Ya mungkin 400 kursi VVIP itu juga untuk semua pejabat negara lainnya. Kami juga tidak tahu," tegas Kang Nug. Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket kelas VVIP.
"Pesanan memang benar sebesar itu, tapi kami tidak tahu itu dilaksanakan atau tidak," kata Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes dalam perbincangan, Kamis 16 Desember 2010.
Menurut pria yang akrab disapa Kang Nug ini, Istana memang memesan 400 kursi kelas VVIP. Nug menegaskan bahwa Istana membayar seperti biasa, bukan meminta jatah tiket. "Yang pasti ini bayar. Bukan minta gratis," ujar dia.
Jumlah kursi VVIP sendiri sebanyak 400 kursi. Bagi mereka yang sudah memesan kelas VVIP sebelum kepastian kehadiran SBY, tidak akan diganggu gugat.
"Tetapi saat kami mendapat kabar kepastian Presiden hadir, penjualan kelas VVIP kami stop," kata Nug. Penghentian penjualan kelas VVIP itu dikarenakan posisi kursi kelas nomor wahid itu tepat berada di atas kursi Presiden.
Rencananya, selain SBY sejumlah pejabat negara dari mulai menteri, DPR, DPD, juga turut hadir. Mereka yang akan hadir antara lain Menpora Andi Mallarangeng, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Number, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Panglima TNI, Kapolri, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Ketua DPD Irman Gusman.
"Ya mungkin 400 kursi VVIP itu juga untuk semua pejabat negara lainnya. Kami juga tidak tahu," tegas Kang Nug. Saat ini tidak ada lagi penjualan tiket kelas VVIP.
