
Dua tim Liga Super memutuskan untuk batal ujicoba lawan Arema. Setelah sebelumnya Persibo Bojonegoro, giliran Persiwa Wamena menyatakan tak jadi untuk ujicoba lawan Arema yang rencananya digelar, Sabtu (18/12) lusa.Padahal sebelumnya, tim asuhan Suharno itu telah menyatakan kesanggupannya untuk menjajal kekuatan Singo Edan. Mendadak, Persiwa mundur dari program ujicoba Arema menghadapi tim selevel, yang sebenarnya telah disusun jauh-jauh hari.
’’Ya, Persiwa batal ujicoba lawan Arema karena banyak pemainnya yang mengalami cedera dan menyatakan tidak siap untuk ujicoba lawan Arema, Sabtu besok,’’ ungkap media officer Arema, Sudarmaji, kemarin sore.
Jika Persiwa yang saat ini tengah menggelar pemusatan latihan di Malang hingga 22 Desember mendatang gagal ujicoba lawan Arema karena terkendala pemain cedera, sebelumnya Persibo membatalkan diri karena memenuhi undangan ujicoba di Malaysia.
Persiwa sebenarnya tidak termasuk kriteria yang diinginkan pelatih Arema, Miroslav Janu karena belum bertemu di pertandingan resmi Liga Super. Namun Miro memutuskan bisa ujicoba lawan Persiwa, demi menggantikan posisi Persibo.
Kenyataannya, Persiwa juga membatalkan diri karena banyak pemain cedera. Kabarnya, saat ini hanya tinggal 13 pemain Persiwa yang dalam kondisi siap untuk laga ujicoba, namun tim pelatih memilih tak mau memaksakan ujicoba tersebut.
’’Kita membatalkan ujicoba lawan Persiwa karena banyak pemain yang sakit, satu pemain menikah dan dua pemain asing belum bergabung. Jadi jumlah pemain terbatas, hanya ada 13 pemain,’’ ungkap manajer media officer Persiwa, Hendro Mardiko.
Sedikitnya ada tiga pemain Persiwa yang sakit, dan dua pemain asing yang belum bergabung itu adalah Eddy Boakay Foday dan Erick Weeks. ’’Persiwa tidak siap untuk ujicoba dengan kondisi banyaknya pemain yang absen ini,’’ sambungnya.
Sedangkan untuk alternatif ujicoba pada hari Sabtu ini, manajemen Arema kini tengah menunggu kepastian rencana kedatangan Kuala Lumpur FC. Tim asal Malaysia ini menurut rencana akan datang ke Malang untuk ujicoba lawan Arema.
’’Ya, untuk ujicoba Sabtu besok, kita masih menunggu kepastian dari Kuala Lumpur FC, dan kita sekarang berharap dengan Kuala Lumpur FC untuk datang ke Malang dan ujicoba lawan Arema,’’ sebut Darmaji .
Jika sesuai rencana, ujicoba Arema berikutnya ini akan digelar di stadion Kanjuruhan, Sabtu malam. Kabarnya, itu sesuai dengan permintaan dari official tim Kuala Lumpur FC yang mengingingkan pertandingan digelar malam hari.
Arema sangat berharap bisa menggelar internasional friendly match ini demi mendapatkan pemasukan yang lebih banyak dari hasil penjualan tiket. Maklum, kedatangan Kualalumpur FC ini bisa memberi daya tarik tersendiri untuk Aremania.
Sementara itu, dari ujicoba lawan Persela Lamongan di stadion Gajayana, Selasa (14/12) kemarin, panpel Arema mendapat pemasukan sebesar Rp 117 juta. Jumlah ini tak jauh beda dari hasil ujicoba sebelumnya, saat lawan Deltras Sidoarjo, 1 Desember lalu.
Meski pemasukan ini lebih dari cukup untuk biaya operasional laga ujicoba, namun kurang untuk bisa membantu krisis keuangan Arema. Menyusul jumlah Aremania yang hadir dari laga ujicoba ini memang masih belum sesuai dengan harapan.
‘’Kita respon positif saja, mungkin informasi jadwal jam yang berubah, sebab semula laga ujicoba lawan Persela itu digelar malam, ternyata berganti sore karena memang kondisi lampu stadion Gajayana rusak,’’ yakin Darmaji. (bua/avi)
