
Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar akan memenuhi panggilan Satgas Antisuap PSSI hari Jumat, 15 Oktober 2010. Pemanggilan ini menyangkut pernyataan Sartono yang mengungkapkan adanya aksi minta uang oleh orang yang mengaku mewakili wasit dalam laga antara Persibo melawan Persema Malang 9 Oktober 2010 lalu.
Sartono akan memenuhi panggilan ini dan dijadwalkan tiba di Jakarta siang ini dengan menumpang pesawat terbang dari Surabaya. Ia mengatakan akan menceritakan kronologis soal insiden itu kepada PSSI.
"Saya akan menceritakan kronologisnya mulai dari pukul tiga sore hingga selesai. Lengkapnya seperti apa akan saya beberkan pada PSSI," kata Sartono saat dihubungi VIVAnews.
"Berita ini sebenarnya tidak besar. Saya tak pernah bicara suap. Tapi hanya proses penawaran wasit (untuk memberikan keuntungan bagi Persibo) ke manajemen saya," ujar Sartono.
Seperti sudah diberitakan, sebelum pertandingan dimulai seseorang yang mengaku mewakili wasit menelepon manajemen Persibo. Ia meminta uang 'pelicin' Rp10 juta. Uang itu disebut untuk diberikan kepada wasit.
Namun, karena dianggap tidak wajar dan akan merusak citra sepakbola Indonesia, manajemen Persibo menolak memberikan uang tersebut.
Selain masalah tadi, Sartono mengatakan juga akan mempertanyakan soal kelebihan waktu pertandingan.
"Pertandingan jadi tidak fair. Injury time sudah terlewat 21 detik dan saat lawan melakukan tendangan penjuru harusnya pertandingan sudah selesai," kata Sartono.
Namun wasit terus melanjutkan pertandingan dan kemudian berujung dengan hadiah penalti untuk Persema. Persibo pun kalah akibat tendangan penalti itu.(ywn)
