
Komentar pedas dilontarkan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid terkait Liga Primer Indonesia (LPI). Menurutnya, kehadiran liga tandingan tersebut bertujuan tak lebih untuk memecah belah organisasi PSSI.
"LPI itu niatnya jahat," kata Nurdin kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu,24 Oktober 2010.
"Sepakbola bertujuan untuk persatuan dan kesatuan. LPI justru untuk memecah belah. Kalau untuk perbaikan seharusnya berani masuk ke dalam sistem," sambung pria yang akrab disapa Puang itu.
LPI merupakan liga tandingan yang digagas oleh salah seorang pengusaha ternama di Indonesia, Arifin Panigoro. Liga yang baru dideklarasikan si Semarang itu kabarnya akan diikuti oleh beberapa klub anggota PSSI.
"Sejauh ini kami masih mendapat kabar saja. Nanti akan kami lihat apakah klub anggota PSSI ada yang benar-benar ikut LPI," kata Nurdin.
"Kalau ada, kami akan memberikan sanksi tegas karena kalau tidak, kami yang akan kena sanksi oleh AFC (Federasi Sepakbola Asia). Dalam statuta ada aturan yang jelas soal ini," tandasnya.
LPI dideklarasikan di Semarang, Minggu, 24 Oktober 2010. Acara dihadiri oleh 17 klub dimana beberapa di antaranya adalah anggota PSSI baik dari kasta Liga Super Indonesia maupun Divisi Utama.
"LPI itu niatnya jahat," kata Nurdin kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu,24 Oktober 2010.
"Sepakbola bertujuan untuk persatuan dan kesatuan. LPI justru untuk memecah belah. Kalau untuk perbaikan seharusnya berani masuk ke dalam sistem," sambung pria yang akrab disapa Puang itu.
LPI merupakan liga tandingan yang digagas oleh salah seorang pengusaha ternama di Indonesia, Arifin Panigoro. Liga yang baru dideklarasikan si Semarang itu kabarnya akan diikuti oleh beberapa klub anggota PSSI.
"Sejauh ini kami masih mendapat kabar saja. Nanti akan kami lihat apakah klub anggota PSSI ada yang benar-benar ikut LPI," kata Nurdin.
"Kalau ada, kami akan memberikan sanksi tegas karena kalau tidak, kami yang akan kena sanksi oleh AFC (Federasi Sepakbola Asia). Dalam statuta ada aturan yang jelas soal ini," tandasnya.
LPI dideklarasikan di Semarang, Minggu, 24 Oktober 2010. Acara dihadiri oleh 17 klub dimana beberapa di antaranya adalah anggota PSSI baik dari kasta Liga Super Indonesia maupun Divisi Utama.
