
Manajemen Persib Bandung meminta jaminan keamanan saat timnya datang dan pulang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (30/10/2010) nanti. Pasalnya, ulah oknum The Jakmania – suporter Persija - dikhawatirkan mengganggu tim.
Parahnya, musim lalu, tim Maung Bandung sempat dibuat kesal ulah panpel Persija. Saat berangkat menuju SUGBK dari hotel, Eka Ramdani dkk hanya diberi sebuah bus milik kepolisian dengan bangku terbuat dari kayu. Parahnya, pengawalan pun sangat minim.
Otomatis, tim menjadi tidak nyaman dan diliputi perasaan was-was saat berada di jalan. Beruntung, perjalanan lancar. Saat akan kembali ke hotel, tim meminta panpel mengganti bus. “Kita tidak mau hal ini terjadi lagi. Panpel Persija sangat tidak profesional saat itu. Kita akan meminta ketegasan dari mereka untuk kali ini,” ungkap Wakil Manajer Persib Dedy Firmansyah, Kamis (28/10/2010).
Dedy menjelaskan, pihaknya sudah meminta sekretaris tim untuk memastikan segala sesuatunya saat di Jakarta nanti. Selain soal fasilitas bus, timnya juga akan memastikan soal pengawalan dan keamanan saat berada di jalan. “Lebih baik pencegahan kan daripada nanti malah ada apa-apa,” tandasnya.
Dedy mengakui, jika Macan Kemayoran tampil di Bandung, maka pihaknya selalu memberikan jaminan keamanan serta fasilitas terbaik. Musim lalu, misalnya, bahkan laga yang berlangsung di stadion Si Jalak Harupat, Soreang malah tidak dihadiri bobotoh demi menjaga keamanan para pemain Persija.
“Lebih baik kita sama-sama enak dan profesional saja. Toh ini kan demi kebaikan bersama. Apalagi sudah menjadi tanggungjawab panpel setempat kalau ada tim yang bertandang, harus diservis bagus. Kami di Persib selalu seperti itu,” pungkasnya.
